Berita Sleman Hari Ini
Debit Air Sumur di Dusun Susukan II Seyegan Menyusut, BPBD Sleman Segera Dropping Air
Sebagian warga di Bumi Sembada mulai merasakan kesulitan air bersih akibat debit air menyusut di musim kemarau.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebagian warga di Bumi Sembada mulai merasakan kesulitan air bersih akibat debit air menyusut di musim kemarau.
Satu di antaranya dirasakan oleh sebagian warga di Dusun Susukan II, Margokaton, Seyegan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman pun berencana melakukan dropping air bersih.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, Bambang Kuntoro mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya berencana melakukan dropping air bersih ke dusun Susukan II.
Saat ini belum bisa dilakukan dropping karena masih terkendala bak.
Baca juga: Pemkab Sleman Bagikan Sembako dan Starter Kit pada 500 Juru Parkir
Menurut dia, di lokasi dropping belum tersedia bak penampungan.
Karenanya, sedang diupayakan mencari bak penampungan.
"Kami sedang berupaya mencari bak penampungan. Dropping air bersih segera mungkin. Agar segera terkondisi," kata Bambang, Kamis (8/9/2022).
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman sejauh ini sudah melakukan asesmen di dusun Susukan II, tepatnya di RT 02 RW 003.
Di lokasi tersebut, terdapat 15 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 42 jiwa yang terdampak penyusutan air bersih.
Menurut Bambang, debit air sumur di dusun Susukan II menyusut imbas pengeringan aliran Selokan Mataram karena sedang ada perbaikan.
"Air dalam sumur warga masih ada. Walaupun dengan debit yang jauh berkurang. Untuk kebutuhan pokok harian (sebenarnya) masih mencukupi, namun harus dengan penghematan dalam pemanfaatannya," kata dia.
Baca juga: Belum Ada Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Cebongan Sleman Pascakenaikan Harga BBM
Beberapa sumur menurutnya kondisi airnya cukup keruh sehingga membutuhkan bantuan air bersih.
Diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman , telah mengantisipasi bencana kekeringan dengan menyediakan anggaran dropping air bersih.
Anggaran yang disiapkan sekitar 75 tangki dengan kapasitas per tangki 4.000 liter.
Total anggaran yang tersedia sekitar Rp 18.750.000.
Di samping itu, Pemda DIY melalui Dinas Sosial, juga berkomitmen membantu menyediakan 50 tangki air bersih yang bisa diakses oleh Pemerintah Kabupaten Sleman apabila terjadi bencana kekeringan di musim kemarau. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Debit-Air-Sumur-di-Dusun-Susukan-II-Seyegan-Menyusut-BPBD-Sleman-Segera-Dropping-Air.jpg)