Berita Internasional

Kapal Perang Berpeluru Kendali Milik AS Kembali Berlayar Melalui Selat Taiwan

Dua kapal perang yang melintas di Selat Taiwan yakni Kapal penjelajah berpeluru kendali USS Antietam dan USS Chancellorsville.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
AFP
Carl Vinson (tengah) dipandu oleh berbagai kapal perang lainnya. 

Selat sempit itu sering menjadi sumber ketegangan militer sejak pemerintah Republik Tiongkok (nama resmi Taiwan) yang kalah melarikan diri ke Taiwan pada 1949 setelah kalah perang saudara dengan komunis, yang mendirikan Republik Rakyat China.

Kunjungan Pelosi diikuti sekitar seminggu kemudian oleh lima anggota parlemen AS lainnya.

Militer China menanggapi dengan melakukan lebih banyak latihan di dekat Taiwan.

Senator Marsha Blackburn, yang bertugas di komite perdagangan dan angkatan bersenjata Senat AS, tiba di Taiwan pada Kamis (25/8/2022).

Itu menjadi kunjungan ketiga pejabat AS sepanjang Agustus ini.

Pemerintahan Biden berusaha menjaga ketegangan antara Washington dan Beijing agar tidak menjadi konflik, menegaskan kembali bahwa perjalanan kongres semacam itu adalah rutinitas.

AS tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, tetapi terikat oleh hukum untuk menyediakan pulau itu sarana untuk mempertahankan diri.

China tidak pernah mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk membawa Taiwan di bawah kendalinya.

Di sisi lain, pemerintah Taiwan mengatakan Republik Rakyat China tidak pernah memerintah pulau itu.

Sehingga RRC tidak memiliki hak untuk mengklaimnya dan hanya 23 juta penduduknya yang dapat memutuskan masa depan mereka. (*)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved