Ndarboy Gandeng Gitaris Dewa Budjana Rilis Lagu 'Kudu Nangis'

Penyanyi dangdut Helarius Daru Indrajaya atau biasa dikenal dengan nama Ndarboy, membuat gebrakan baru di industri musik Tanah Air dengan

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Kolaborasi penyanyi dangdut, Ndarboy dan gitaris legendaris Dewa Budjana dalam lagu bertajuk 'Kudu Nangis'. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyanyi dangdut Helarius Daru Indrajaya atau biasa dikenal dengan nama Ndarboy, membuat gebrakan baru di industri musik Tanah Air dengan menggandeng gitaris legendaris Dewa Budjana dalam lagu terbarunya bertajuk 'Kudu Nangis'.

Dua sosok ini tentu menawarkan kesan dan pengalaman baru dalam mendengarkan karya lagu, karena keduanya berbeda genre dan generasi.

Diceritakan Ndarboy, proses penggarapan lagu 'Kudu Nangis' sebetulnya sudah berlangsung cukup lama.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik di DI Yogyakarta Hari Ini, Kamis 25 Agustus 2022

Namun kesepakatan untuk berkarya bareng cukup diamini keduanya dalam waktu singkat saja.

"Beberapa kali (Ndarboy dan Gigi) manggung bareng, dari situ kami berkenalan. Hingga akhirnya pas Mas Dewa Budjana ke Jogja, kami lebih intens cerita, sharing-sharing, lalu memutuskan untuk berkolaborasi bikin satu karya," ujar Ndarboy.

Sekadar informasi, ini bukan kali pertama bagi Ndarboy berkolaborasi dengan sesama musisi. Sebelumnya, ia pernah bekerja sama dengan Endank Soekamti dalam lagu berjudul 'Wayahe Hiling', 'Sinyal Tresna' film musikal bareng IM3 Collaboration, dan 'Indonesia Bakoh' yang dirilis bertepatan dengan HUT RI ke-77.

Sementara Dewa Budjana mengaku, tembang 'Kudu Nangis' ini lahir justru karena inisiatifnya sendiri. Ia kali pertama menghubungi Ndarboy via direct message (DM) Instagram untuk mengajak kolaborasi. Ajakan itu tentu saja direspons dengan baik oleh Ndarboy.

"Setelah WhatsApp-an, kita ketemu lagi pas Ndarboy konser bareng Gigi di Jakarta. Saya sempat cari waktu ke Jogja tapi meleset terus. Akhirnya saya kirim lagu mentahan, udah dibuatin lirik, tapi nggak berlanjut," timpal Dewa Budjana.

 Hingga akhirnya Ndarboy mencoba mengirimkan bagan lagunya sendiri kepada Dewa Budjana yang kini menjadi keutuhan lagu 'Kudu Nangis' itu. Kegiatan rekaman secara keseluruhan seperti bass, kendang/ketipung, akhirnya dirampungkan di rumah Dewa Budjana, lalu semua data dirapikan dan dibawa pulang oleh Julian (arranger dan kibordis Ndarboy) ke Jogja untuk proses mixing-mastering. 

"Proses pematangannya juga menyenangkan. Ndarboy dan member band-nya, kira-kira berjumlah belasan orang, seharian ngerjain lagu itu di rumah saya. Seumur hidup baru pertama kali studio kecil saya diisi 14-15 orang penuh," ujar Dewa Budjana sembari tertawa.

Mengenai kendala kolaborasi ini, Dewa Budjana mengaku tak menemui kesulitan apapun. Menurutnya musikalitas Ndarboy dan Genk Band juga jadi faktor utama lagu 'Kudu Nangis' bisa cepat selesai dan hasil akhirnya memuaskan.

"Nggak ada kesulitan sama sekali. Saya sudah lihat semua mainnya anak-anak Ndarboy, semua keren-keren. Dari basisnya, kibordisnya, gitarisnya, pemain kendangnya, oke banget malah. Sangat menyenangkan kerja bareng mereka," imbuh Dewa Budjana.

Namun menurut Ndarboy, saat proses akhirnya pun sempat mengalami sedikit tantangan, karena ketika proses mixing-mastering harus menggabungkan dua warna musik yang berbeda. Transisi dari musik dangdut ke pop dan begitu sebaliknya. Ornamen gamelan Bali yang ditampilkan pun juga harus terasa di lagu tersebut.

"Dari segi aransemen ada yang Ndarboy banget dan ada yang Dewa Budjana banget. Sound design-nya juga seperti yang kami berdua bayangkan, semua bisa nge-blend saat hasil akhirnya," ucap Ndarboy.

Ndarboy membeberkan bahwa lagu 'Kudu Nangis' termasuk unik, karena secara tidak sengaja menjadi lagu lanjutan karya terdahulunya yang sangat viral pada akhir tahun 2020.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved