Berita Jogja Hari Ini
Mobil Tabrak Andong di Malioboro Yogyakarta, Komunitas Penyayang Binatang Angkat Bicara
Pemerintah setempat perlu memikirkan skema pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan di kawasan Malioboro .
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kecelakaan andong di kawasan Malioboro kembali terjadi.
Beberapa waktu lalu andong menabrak gerobak bakso dan pembatas jalan akibat kuda yang terkejut dari suara klakson bus.
Sementara kasus terbaru terjadi pada Rabu (24/08/2022) malam sekitar 21.50 WIB di mana andong yang tengah parkir di Hamzah Batik, tiba-tiba ditabrak mobil dengan Nomor Polisi AB 1883 FF.
Satu di antara pendiri komunitas Animal Friends Jogja (AFJ), Kiswandari Nana menjelaskan, pemerintah setempat perlu memikirkan skema pengaturan lalu lintas untuk mengurai kepadatan di kawasan Malioboro .
Sebab meski sudah ada ceruk parkir untuk andong, lalu lintas di kawasan Malioboro cukup padat.
Baca juga: Animal Friend Jogja Angkat Bicara Soal Insiden Mobil Tabrak Andong di Malioboro Yogyakarta
"Kalau posisi (Malioboro) ramai, dinas perlu ketegasan, misalnya andong bisa menunggu di area (luar) Malioboro yang tidak terlalu padat agar tidak terjadi kejadian andong ketabrak," katanya, Kamis (25/8/2022).
Hal ini perlu dilakukan karena hewan akan merasa tak nyaman di tempat yang padat dan ramai.
Sebab, kuda adalah hewan yang sensitif terhadap suara.
Jika tak dilakukan pengaturan, maka kecelakaan yang melibatkan hewan berpotensi kembali terjadi.
"Tapi accident itu kan nggak ada yang menginginkan. Jadi itu bisa terjadi pada siapa saja apalagi ini terkait dengan hewan yang artinya mereka lebih sensitif terhadap suara dan keramaian," paparnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sebuah-mobil-menabrak-andong-di-kawasan-Malioboro.jpg)