Berita Jogja Hari Ini
Catat Tanggalnya! Festival Prawirotaman Kembali Digelar
Festival Prawirotaman sendiri, sesuai rencana akan digelar setengah hari, dari 14.00-21.45 WIB.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Melandainya sebaran Covid-19 dimanfaatkan Pemkot Yogyakarta dengan menggelar kembali Festival Prawirotaman, pada 27 Agustus 2022.
Gelaran seni dan budaya unggulan siap disajikan dalam ajang tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogyakarta , Wahyu Hendratmoko, mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk mengembalikan kembali citra Prawirotaman, yang sebelum pandemi masyhur dijuluki kampung intenasional.
"Makanya, festival digelar bulan Agustus, ya, karena puncak kunjungan wisatawan mancanegara, biasanya di kisaran Juli, Agustus, September," ungkapnya, Rabu (25/8/2022).
Baca juga: Pasar Prawirotaman Jadi Pasar Percontohan Semi Modern, BPKN RI : Bisa Jadi Contoh Kami di Jakarta
Berlangsung di Jalan Prawirotaman I dan II, pegelaran seni dan budaya yang ditampilkan pun dikemas dengan cita rasa internasional.
Festival Prawirotaman sendiri, sesuai rencana akan digelar setengah hari, dari 14.00-21.45 WIB.
Pagelaran dimulai dengan kirab budaya, yang diikuti oleh 10 kelompok. Mulai Pasukan Kuda Tunggant, Tari Edan-edanan, Bregodo Wirotomo, Gedrug, Andong, Kapi Terwelu, Dinas Pariwisata Kota Yogya dan Perempuan Berkebaya.
Sedangkan pada malam harinya, Festival Prawirotaman akan dimeriahkan oleh fashion show on the street dan Tari Sintren.
Kemudian, acara diisi sajian grup musik, mulai dari Hellena, Margasatwa, sampai Singgih Sanjaya Orchestra.
"Saat Kirab Budaya, Jalan Prawirotaman I tutup total, mulai 16.00-17.00 WIB. Lalu, saat sesi Festival Prawirotaman yang malam hari, akan dilakukan penutupan total lagi, di Jalan Prawirotaman I, dari 18.00-22.00 WIB," cetusnya.
Baca juga: Prawiratama Gumregah Tandai Pembukaan Kembali Pasar Prawirotaman
Adapun tema yang diusung dalam Festival Prawirotaman tahun ini ialag 'Manunggal Mendunia'.
Manunggal dimaknai dengan menyatukan seluruh unsur di Prawirotaman.
Sedangkan mendunia dimaknai sebagai sinergi yang dapat memberikan kekuatan tambahan supaya Prawirotaman semakin dikenal oleh wisatawan mancanegara.
" Prawirotaman sudah lama dikenal sebagai kampung turis. Sinergi yang tercipta dari festival, semoga membangkitkan kembali popularitas Prawirotaman , serta menggeliatkan pariwisata Kota Yogyakarta ," jelas Wahyu. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Catat-Tanggalnya-Festival-Prawirotaman-Kembali-Digelar.jpg)