Berita Magelang

Update Kasus Korupsi Pembelian BBM DLH Kabupaten Magelang: Kejari Tetapkan 2 Tersangka Baru

dua tersangka baru kasus korupsi pembelian bahan bakar minyak (BBM) operasional truk pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
kompasiana.com
ilustrasi korupsi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang menetapkan dua tersangka baru dalam kasus korupsi pembelian bahan bakar minyak (BBM) operasional truk pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang.

Kedua tersangka baru adalah tenaga harian lepas, yakni berinisial (DAP) dan (DFI) di UPTD Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Magelang. Penetapan tersangka baru ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan Kejari Kabupaten Magelang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, Christian Erry Wibowo mengatakan, kedua tersangka berperan untuk membuat format nota fiktif melalui mesin cetak khusus.

"Ada 4000 ribuan lebih nota fiktif pembelian BBM yang dicetak oleh tersangka. Memakai pesan cetak khusus yang dibeli di lokapasar,"ujarnya di Kejari Kabupaten Magelang, Senin (21/08/2022).

Dua tersangka saat dimintai keterangan di Kejari Kabupaten Magelang, Senin (21/08/2022)
Dua tersangka saat dimintai keterangan di Kejari Kabupaten Magelang, Senin (21/08/2022) (Dok Kejari Kabupaten Magelang)

Sebelumnya, Kejari sudah menetapkan dua tersangka lain yakni eks Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Sampah Irhamni Noor Syarif dan eks Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bibit. Perkara yang menjerat dua eks Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan Kasubag TU ini sudah sampai tahap putusan di persidangan. 

Dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara senilai Rp165.331.213 dari anggaran BBM tahun 2020, ini eks Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan Kasubag TU dijatuhi hukuman penjara 1 tahun 3 bulan, pada sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Rabu (03/08/2022) lalu.

Cuma disuruh atasannya

Adapun penetapan tersangka baru dalam kasus korupsi pembelian BBM operasional truk pengangkut sampah di DLH Kabupaten Magelang, kali ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan oleh Kejari Kabupaten Magelang

Christian Erry Wibowo menuturkan, kedua tersangka baru yang merupakan tenaga harian lepas mengakui perbuataannya atas suruhan dari tersangka sebelumnya, yakni Irhamni Noor Syarif dan Bibit.

Untuk mengungkap kasus ini, Kejari pun masih mendalami apakah masih ada keterlibatan orang lain selain keempat tersangka (Dua di antaranya sudah sidang vonis)

"Terus kami gali, ini masih kami dalami,"ucapnya.

Atas tindakan yang merugikan negara tersebut, DAP dan DFI dijerat pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(ndg)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved