Polisi Tembak Polisi
Terungkap! Timsus Polri Bongkar Dugaan Peran & Keterlibatan Putri Candrawathi dalam Kasus Brigadir J
Kasus pembunuhan Brigadir J: Kabareskrim Mabes Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, keterlibatan Putri termasuk dalam menjanjikan uang tutup mulut
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Dugaan peran dan keterlibatan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, terbongkar.
Timsus Polri mengungkap Putri Candrawathi diduga punya peran dan terlibat dalam merencanakan pembunuhan Brigadir J.
Timsus Polri telah menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J.
Setelah penetapan Putri Candrawathi sebagai tersangka, berita terkini seputar penanganan kasus pembunuhan Brigadir J diungkapkan oleh tim penyidik Timsus Polri.
Baca juga: Menguak Motif Pembunuhan Brigadir J Setelah Putri Candrawathi Tersangka, Ini Kata Kuasa Hukum Korban
Disebutkan bahwa istri mantan Kadiv Propam Polri tersebut ada di antara Irjen Ferdy Sambo dan tiga terduga pelaku lainnya ketika sedang merencanakan pembunuhan Brigadir J.
Putri Candrawathi bahkan disebut sebagai orang yang mengajak Brigadir J ke rumah lokasi pembunuhan serta di dekat suaminya ketika menjanjikan uang tutup mulut pada terduga pelaku lainnya.
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, keterlibatan Putri termasuk dalam menjanjikan uang tutup mulut kepada tiga orang lain yang menjadi tersangka pembunuhan Yosua.
Ketiganya adalah Bharada E atau Richard Eliezer, Brigadir RR atau Ricky Rizal, dan asisten rumah tangga bernama Kuat Maruf.
“Bersama FS (Ferdy Sambo) saat menjanjikan uang kepada RE (Richard Eliezer), RR (Ricky Rical) dan KM (Kuat Maruf),” kata Agus dalam pesan tertulisnya kepada awak media, Sabtu (20/8/2022).
Agus juga menjelaskan alasan Polri menjadikan Putri tersangka dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua.
Ikut pertemuan sebelum pembunuhan
Agus menyebut, Putri turut menghadiri pertemuan Sambo dengan Bharada E dan Brigadir RR di lantai tiga rumah pribadinya.
Dalam pertemuan itu, Sambo menanyakan kesanggupan Bharada E dan Brigadir RR untuk ikut menembak Brigadir Yosua.
Putri mengajak Bharada E, Brigadir RR, asisten rumah tangganya bernama Kuat Maruf, dan Brigadir Yosua ke rumah dinas yang kemudian menjadi lokasi pembunuhan.
“(Putri) mengajak berangkat ke (rumah dinas) Duren tiga bersama RE (Richard Eliezer), RR (brigadir Ricky Rizal), KM (Kuat Marfu), Almarhum J (Yosua),” ujar Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Daftar-Oknum-yang-Akan-Dilaporkan-Halangi-Penyidikan-hingga-Pencurian-oleh-Kuasa-Hukum-Brigadir-J.jpg)