Berita Klaten Hari Ini

Produk dan Makanan Olahan Hasil Pertanian Klaten Dipamerkan di Pasar Tani

Adapun produk yang dipamerkan mulai dari camilan yang berbahan dari singkong, pisang, beras, sayur mayur hingga produk-produk lainnya.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah pengunjung saat berbelanja di stand Pasar Tani Klaten, Jumat (19/8/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Produk dan makanan olahan hasil pertanian di Kabupaten Klaten , Jawa Tengah dipamerkan di Pasar Tani di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten , Jumat (19/8/2022).

Produk dan makanan olahan itu dipamerkan pada 15 stand yang disediakan di Pasar Tani Klaten .

Adapun produk yang dipamerkan mulai dari camilan yang berbahan dari singkong, pisang, beras, sayur mayur hingga produk-produk lainnya.

Kepala DKPP Klaten , Widiyanti menyampaikan kegiatan Pasar Tani itu dalam memperingati HUT ke-218 Klaten dan HUT Ke-77 RI.

Baca juga: 182 Warga Binaan Lapas Klaten Terima Remisi HUT Kemerdekaan ke-77 RI

"Ini bagian dalam memperingati HUT Klaten dan HUT RI. Kegiatan ini wujud kebersamaan kita dalam mengembangkan pertanian Klaten karena membangun pertanian tak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri," ujarnya saat ditemui di sela kegiatan itu.

Menurut Widiyanti, rangkaian Pasar Tani itu tidak hanya memamerkan produk-produk pertanian namun juga untuk mendekatkan dan mempertemukan antara produsen dengan konsumen.

"Pertanian adalah bisnis, pertanian adalah ladang mencari penghidupan sehingga Pasar Tani ini menjadi sesuatu hal yang penting dalam menciptakan ruang pemasaran," akunya.

Ia mengatakan, kegiatan Pasar Tani itu sudah lama direncanakan, namun tak terlaksana karena dua tahun pandemi Covid-19 melanda.

Baca juga: Khidmat, Ratusan Pengunjung Umbul Ponggok Klaten Ikuti Upacara Bendera di Bawah Air

"Pesertanya baik dari KWT, Petani Muda, KTNA dan lainnya. Pasar Tani ini akan kita rutinkan karena pemasaran adalah salah satu yang cukup perlu dikembangkan secara online juga, tidak hanya offline," jelasnya.

Seorang peserta Pasar Tani, Yuniarga mengaku cukup terbantu dengan adanya kegiatan Pasar Tani tersebut.

"Saya jualan dawet aloe vera. Ini turunan baru dari dawet. Kegiatan Pasar Tani ini sangat membantu saya untuk mempromosikan dagangan saya," ucapnya.

Ia mengatakan, pada kegiatan itu dirinya menyiapkan 150 cup dawet aloe vera untuk dijual.

"Ini belum dua jam sudah banyak yang terjual, harganya cuma Rp 5 ribu per cup," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved