Berita Kriminal
Kelabui Suami, Laporan Palsu Emak-emak di Bengkulu Terbongkar! Rp32 Juta Ternyata Buat Bayar Utang
Setelah diusut, LA mengaku membuat laporan palsu untuk mengelabui suaminya. Bukan dirampok, perempuan itu sebenarnya menggunakan uang untuk lunasi
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Emak-emak di Bengkulu, LA (35), mencoba mengelabui suaminya dengan membuat laporan palsu kepada polisi, bahwa ia dirampok dan mengalami kerugian uang dan barang berharga senilai total Rp32 juta.
Laporan palsu dan motif ibu rumah tangga warga Kecamatan Kayu Kunyit, Kabupaten Bengkulu Selatan, itu akhirnya terbongkar, setelah jajaran kepolisian setempat menemukan kejanggalan atas laporannya.
Setelah diusut, LA mengaku telah membuat laporan palsu untuk mengelabui suaminya.
Bukan dirampok, perempuan itu sebenarnya telah menjual barang berharga dan menggunakan uang senilai puluhan juga rupiah itu untuk melunasi utangnya.
Jajaran Polres Bengkulu akhirnya menangkap LA dengan dugaan membuat laporan palsu telah menjadi korban perampokan.
Kronologi
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bengkulu Selatan Iptu Fajri Ameli Putra Chaniago menyebutkan, laporan palsu itu dibuat pada 14 Juni 2022, Tribun Jogja melansir dari laporan kompas.com.
Kala itu, LA mengaku ditodong dua orang di tengah jalan yang kemudian mengambil uangnya.
Dalam laporannya, perempuan itu juga menyatakan kalung, gelang, dan cincin emasnya turut dibawa kabur.
Saat membuat laporan polisi, LA mengklaim kerugian akibat perampokan yang dialami mencapai Rp 32 Juta.
Setelah mendapat laporan itu, polisi memulai penyelidikan.
Namun, ada kejanggalan yang ditemukan polisi.
Ponsel milik LA yang dilaporkan hilang akibat perampokan, ditemukan di salah satu konter.
Berdasarkan keterangan pemilik konter, ponsel itu dijual oleh LA.
"Disimpulkan dan diakui LA bahwa ia mengarang cerita untuk menghilangkan uang, ponsel dan emas senilai Rp 32 juta," kata Fajri saat dihubungi, Kamis (18/8/2022).
Kepada polisi, LA bercerita laporan perampokan palsu itu dibuat untuk mengalabui suaminya.
Perempuan itu ternyata menjual semua barang yang disebutnya hilang dalam perampokan untuk melunasi utangnya.
(*/)
Artikel tayang di https://regional.kompas.com/read/2022/08/18/buat-laporan-palsu-dirampok-karena-terlilit-utang-seorang-ibu-di-bengkulu?