Pilpres 2024

Pilpres 2024: Reaksi PDI-P Soal Presiden Jokowi Disebut Restui Menteri dan Ketum Partai Maju Capres

Ketua DPP PDI-P Ahmad Basarah menegaskan kabar restu Presiden Jokowi bagi menteri untuk maju Capres di Pilpres 2024 bukan diartikan bentuk dukungan

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia
Ketua DPP PDI-P Ahmad Basarah menanggapi kabar restu Presiden Jokowi untuk menteri dan ketua umum partai maju capres di Pilpres 2024. Foto ilustrasi: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendampingi Presiden RI Joko Widodo, Selasa (9/11/2021) saat meresmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam di pelataran patung Dr. (H.C.) Ir. Sukarno 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut merestui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk maju sebagai Capres di Pilpres 2024.

Bukan hanya dari Partai Gerindra, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga diberitakan pernah menyatakan Presiden Jokowi pasti merestui ketua umum partai untuk maju Capres di Pilpres 2024. 

Menhan Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat pembekalan kepada siswa-siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2020).
Menhan Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat pembekalan kepada siswa-siswa SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2020). (ANTARA FOTO/Anis Efizudin via kompas.com)

Kabar Presiden Jokowi merestui menteri dan ketua umum partai untuk maju Capres 2024 itu pun direspons oleh Ketua DPP PDI-P Ahmad Basarah. 

Baca juga: Pilpres 2024: Reaksi Koalisi Indonesia Bersatu Setelah Prabowo Subianto Deklarasi Maju Capres 2024

Ahmad Basarah menegaskan apa yang disebut restu Presiden Jokowi itu tidak seharusnya diartikan sebagai bentuk dukungan. 

"Jangan dianggap, itu terlalu over ekspektasi kalau itu adalah dukungan politik untuk berkontestasi pada pilpres yang akan datang," kata Basarah ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/8/2022), Tribun Jogja mengutip laporan kompas.com. 

Basarah meluruskan berdasarkan pemahamannya, bahwa hal tersebut tidak lebih dari asas kepatutan dari seorang presiden maupun sebaliknya.

"Bahwa seorang bawahan jika ingin mengambil keputusan tertentu, apalagi menyangkut prinsip bernegara, seyogyanya melapor dan minta restu kepada presiden yang sedang menjadi atasannya," ucap dia.

Baca juga: Pernyataan Tegas Prabowo Subianto saat Umumkan Diri Bersedia Maju Sebagai Capres di Pilpres 2024

Hal serupa bahkan pernah terjadi ketika di pemerintahan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri. Basarah mengatakan itu berkaitan dengan etika kenegaraan terkait restu presiden.

"Menteri-menteri ditanya apakah mau mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres. Artinya, dalam praktik bernegara, kita pernah terjadi suatu tata cara atau suatu etika kenegaraan, seorang menteri meminta izin ke atasannya," ungkap Wakil Ketua MPR ini.

Presiden Jokowi sebelumnya diberitakan memberikan restu terhadap tokoh-tokoh seperti menteri dan ketua umum partai politik untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu mendatang.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyampaikan hal itu ketika berada di Ambon, Maluku, Rabu (3/8/2022).

"Pak Jokowi pasti mendukung semua calon. Presiden memang harus merestui semuanya," kata Muhaimin dalam keterangannya, Rabu.

Kala itu Muhaimin tak membeberkan lebih jauh terkait restu yang diklaim telah diberikan Jokowi kepadanya.

Ada pula menteri yang mengaku mendapat restu Jokowi yaitu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Baca juga: Apa Kata Pengamat Soal Kesiapan Prabowo Subianto Dicalonkan Jadi Capres Pilpres 2024

Informasi itu diperoleh dari Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat wawancara khusus bersama Harian Kompas, Jumat (29/7/2022).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved