Serie A

AC MILAN 4-2 Udinese: Stefano Pioli Geram Kebobolan Cepat tapi Puji Rebic, Brahim & De Ketelaere

Pioli geram dengan fokus pemain AC Milan dan strategi bertahan Rossoneri yang mudah kebobolan dari skema tendangan pojok.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Twitter @AC Milan
Pada laga perdana Liga Itali Serie a, AC berhasil menang 4-2 dari Udinese di San Siro, Sabtu (13/8/2022) WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM - Stefano Pioli tetap memberikan catatan kepada pasukannya setelah kemenangan AC Milan 4-2 Udinese.

Pioli geram dengan fokus pemain AC Milan dan strategi bertahan Rossoneri yang mudah kebobolan dari skema tendangan pojok.

Namun Pioli menegaskan bahwa Ante Rebic adalah pemain penting bagi AC Milan meski banyak yang menyepelekannya.

Pada laga perdana Liga Itali Serie a, AC berhasil menang 4-2 dari Udinese di San Siro, Sabtu (13/8/2022) WIB.

Namun pelatih AC Milan mengatakan bahwa pemain Rossoneri masih memiliki pekerjaan rumah (PR) khususnya dalam hal memperbaiki kesalahan dalam hal bertahan.

Namun Stefano Pioli percaya bahwa sebagian besar pemainnya sudah dalam kondisi yang baik untuk menjalani musim Liga Italia Serie A ini.

AC Milan kebobolan dari tendangan sudut setelah hampir dua menit, tetapi berhasil membalikkan keadaan dengan cepat, mencetak dua gol melalui Theo Hernandez dan Ante Rebic.

Adam Masina menyamakan skor sebelum turun minum, namun Rossoneri mencetak dua gol di babak kedua, mencatatkan kemenangan pertama mereka musim ini.

“Saya tidak suka kami kebobolan gol pertama dengan sangat cepat, kami harus memiliki strategi yang lebih baik,” kata Pioli kepada DAZN, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.

“Kemudian kami memainkan sepakbola yang bagus selama 30 menit. Kami menghadapi lawan yang berbahaya; Saya melihat banyak hal positif, tetapi juga banyak hal yang harus dikerjakan.”

Olivier Giroud dan Divock Origi belum sepenuhnya fit, jadi Rebic menjadi starter pada pertandingan dan mencetak dua gol penentu.

“Rebic bisa banyak membantu kami; dia adalah pemain yang kuat,” kata Pioli.

“Dia memiliki karakteristik untuk menjadi pemain penting bagi kami.

Terlalu sering, striker dinilai berdasarkan gol, tetapi Ante memberi kami lebih banyak lagi dengan membantu tim.”

Dampak Brahim Diaz

Selain itu, Pioli juga menyebut bahwa Brahim Diaz juga memberikan dampak yang luar biasa dengan satu gol dan satu assist.

“Brahim (Diaz) telah banyak bekerja. Dia telah membuat langkah maju, dia percaya pada kualitas kami,” kata Pioli.

“Kami kebobolan dua gol dari bola mati, kami terganggu ketika mereka mencetak gol pertama,” lanjut sang pelatih.

“Ketika kami bekerja dengan baik dalam menyerang, maka bek juga mendapat manfaat darinya.

“Kami bisa menjaga garis pertahanan tetap tinggi atau bertahan, tapi kami membuat beberapa kesalahan dan kami perlu memperbaikinya.”

Soal De Ketelaere

Di sisi lain, pemain baru musim panas AC Milan Charles De Ketelaere berkesempatan menjalani debutnya dari bangku cadangan di babak kedua.

“Dia pemain yang cerdas, dia bisa membaca beberapa situasi sebelumnya, dia mengalami musim panas yang aneh sehingga dia masih belum dalam kondisi terbaiknya,” kata Pioli.

“Tidak ada keraguan tentang bakatnya, tetapi dia telah bergabung dengan klub dari liga yang berbeda dan dia perlu waktu untuk beradaptasi.

“Kami sudah dalam kondisi bagus, kami memiliki intensitas dan para pemain suka bermain seperti ini. Jika kami berlari dengan baik, kami bisa mendominasi permainan dan merasa lebih baik dari lawan kami.”

Selanjutnya, AC Milan akan bertandang ke Atalanta pada Matchday 2 pekan depan. La Dea juga memenangkan pertandingan pertama mereka musim ini, mengalahkan Sampdoria 2-0.

AC Milan 4-2 Udinese

Hasil Liga Italia Serie A malam ini AC Milan vs atas Udinese berakhir dengan skor 4-2 untuk Rossoneri.

Tiga pemain yang mencetak gol bagi AC Milan yaitu Theo Hernandez (11'/p), Ante Rebic (15', 68'), dan Brahim Diaz (46'), dikutip dari Kompas.com.

Sedangkan gol Udinese disumbangkan oleh Rodrigo Becao (2') dan Adam Masina (45+4').

Di babak 1, Udinese langsung membuat kejutan pada menit ke-2.

Operan Gerard Deulofeu berbuah gol setelah dimaksimalkan oleh rekannya, Rodrigo Becao.

Namun, gol itu langsung dibalas oleh The Hernandez sembilan menit kemudian.

Itu berawal dari Brandon Soppy yang melanggar Calabria di dalam kotak penalti pada menit ke-7.

Sebelumnya, wasit sempat ragu memberikan penalti sehingga dia butuh bantuan VAR untuk memastikannya.

Theo Hernandez yang turun sebagai eksekutor berhasil mengecoh kiper Marco Silvestri. Skor menjadi imbang 1-1.

AC Milan kemudian berbalik unggul empat menit kemudian atau pada menit ke-15.

Kali ini skema permainan terbuka nan manis diperagakan oleh Rossoneri. Brahim Diaz mengirim bola ke Davide Calabria yang berada di sisi kanan penyerangan.

Calabria melanjutkannya dengan umpan setinggi perut ke depan gawang. Tanpa kontrol, sepakan kaki kanan Ante Rebic tak bisa dihalau oleh kiper lawan.

Skor berubah 2-1 pada menit ke-15.

Udinese kemudian berhasil menyamakan kedudukan pada injury time babak pertama berkat sundulan Adam Masina.

Masina memanfaatkan umpan Roberto Pereyra dari sisi kanan penyerangan mereka.

Babak 2 Belum semenit penuh berjalan, Brahim Diaz membuat San Siro bergemuruh.

Sepakan kaki kirinya di dalam kotak penalti berujung gol.

AC Milan kembali memimpin 3-2. Setelah itu, Rossoneri terus mengurung Udinese di daerah pertahanan tim tamu.

AC Milan belum puas kendati kembali berhasil memimpin. Mereka mengeksplorasi hampir dari semua sisi.

Tetapi, sisi kanan jadi area favorit.

Pada menit ke-68, Junior Messias dan Brahim Diaz mengganggu Roberto Pereyra yang mencoba menguasai bola di area kotak penalti Udinese.

Usaha Messias dan Brahim Diaz berhasil, Diaz kemudian menguasai bola dan memberikan umpan ke tengah.

Di depan gawang, Ante Rebic menyambar umpan Diaz dengan kaki kiri. Sambaran tersebut sempat diganggu, tetapi bola tetap menjebol gawang Udinese.

Skor berubah 4-2 untuk keunggulan Rossoneri. Udinese terus berusaha kendati bola lebih banyak dikuasai Rossoneri.

Tetapi, tambahan waktu 6 menit pada babak kedua tak mampu mereka maksimalkan.

AC Milan menang dengan skor 4-2.

Susunan Pemain AC Milan vs Udinese:

AC Milan (4-2-3-1):
16-Mike Maignan (PG); 20-Pierre Kalulu, 23-Fikayo Tomori, 2-Davide Calabria, 19-Theo Hernandez; 4-Bennacer, 33-R Krunic; 17-Rafael Leao, 10-Brahim Diaz, 30-Junior Messias; 12-Ante Rebic.
Pelatih: Stefano Pioli

Udinese (3-5-2):
1-Marco Silvestri (PG); 18-Nehuen Perez, 17-Bram Nuytinck, 50-Rodrigo Becao; 3-Adam Masina, 6-Jean-Victor Makengo, 11-Walace, 38-Roberto Pereyra, 93-Brandon Soppy; 10-Deulofeu, 7-Success Isaac.
Pelatih: Andrea Sottil

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved