Pelajar SMP Tewas

BREAKING NEWS : Polres Magelang Tetapkan Tersangka Pembunuhan Pelajar SMP di Grabag Magelang

Tersangka berinisial IA yang berusia 15 tahun diketahui merupakan teman sekelas korban WSH di sebuah SMP di Kabupaten Magelang

Tribunjogja.com | Nanda Sagita Ginting
Lokasi penemuan jenazah Wahid yang di perkebunan kopi Dusun Kupen, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Jumat (4/8/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polres Magelang akhirnya menetapkan terduga pelaku pembunuhan terhadap Wahid Syaiful Hidayat (WSH), pelajar SMP di Grabag Magelang, sebagai tersangka.

Tersangka berinisial IA yang berusia 15 tahun diketahui merupakan teman sekelas korban.

Korban sendiri, yakni Wahid Syaiful Hidayat, merupakan pelajar SMP warga Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, yang jasadnya ditemukan tidak bernyawa di sebuah kebun kopi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Polres Magelang sempat menahan IA dengan status terduga pelaku.

Baca juga: Kelabuhi Ibu Korban, Terduga Pelaku Pembunuhan Siswa SMPN 2 Grabag Ngaku Bernama Rudin

Baca juga: Fakta Baru Kasus Kematian Siswa SMPN 2 Grabag Magelang, Pelaku Minta Maaf Sebelum Jemput Korban

Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan ditetapkannya tersangka terhadao IA setelah melewati rangkaian pemeriksaan dari keterangan tersangka dan saksi-saksi.

Sehingga, kasus ini menjadi kasus pembunuhan bukan lagi penganiayaan.

"Sudah ada empat orang saksi yang kami lakukan pemeriksaan. Dan, tersangka mengaku melakukan sendiri. Sejauh ini, yang ditetapkan (jadi tersangka) satu orang, namun tetap masih kami dalami," ucapnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Minggu (07/08/2022).

Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian masih mencari bukti-bukti lain sebagai upaya pengembangan kasus.

Salah satunya dengan melakukan pengecekan CCTV.

Begitupun terkait kasus kehilangan HP milik korban yang dicuri oleh tersangka.

"Infonya seperti itu (tersangka terekam CCTV saat menjemput korban), ini yang masih kami dalami. Benar, tersangka mencuri HP korban kejadian di sekolah, ini menjadi motifnya,"ungkapnya.

Jenazah WSH dari Grabag Magelang seusai dilakukan autopsi di RSUD Muntilan, Kamis (04/08/2022)
Jenazah WSH dari Grabag Magelang seusai dilakukan autopsi di RSUD Muntilan, Kamis (04/08/2022) (Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting)

Sementara itu untuk hasil autopsi dan visum, ia melanjutkan, masih menunggu dari pihak resmi rumah sakit.

"Hasilnya belum keluar, kami masih menunggu," tuturnya.

Diketahui, peristiwa pembunuhan terhadap Wahid Syaiful Hidayat terkuak setelah ditemukannya jasad korban di kebun kopi Dusun Kopen, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, sekitar pukul 14.00 WIB pada Kamis (04/08/2022) lalu.

Korban pun diketemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan adanya beberapa luka di bagian tubuhnya.

Sebelumnya, korban diduga sempat menghilang setelah tidak kembali ke rumahnya selama 1 hari. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved