Renungan 77 Tahun Indonesia Merdeka: Etika, Pancasila dan Kewibawaan Negara

Negara adalah entitas kehidupan dimana warga hidup bersama dalam wilayah dan hukum yang terpimpin.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Dr Andry Wibowo SIK MH MSi 

Contoh terakhir adalah pengunduran diri beberapa pejabat publik di bidang keamanan Jepang pasca tertembaknya mantan PM Shinzo Abe. Beberapa di antaranya melakukan “harakiri” sebagai sikap ksatria atas kelalaian dalam menjalankan tugasnya.

Dari dua contoh tersebut dapat dilihat bahwa setiap negara berdiri dan digerakkan merujuk pada prinsip serta tujuan yang hendak dicapai bersama.

Tidak terkecuali Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai prinsip utama bernegara, sekaligus prinsip etik untuk mewujudkan suatu negara yang tata tentram kerta raharja.

Pancasila sebagai alat pemersatu nilai multikultural membutuhkan komitmen seluruh warga negara.
Tanpa terkecuali para pejabat publiknya.

Nilai yang ditanamkan demi terwujudnya kepribadian utama warga negara, yaitu sikap ksatria, patriot, rela berkorban, berakhlak dan berbudi luhur.

Mampu bekerja sama dalam harmoni dan menempatkan Tuhan dan negara sebagai tujuan pokok kehidupan sosial.

Oleh karena itu, Pancasila tidak boleh terjebak pada praktik kekuasaan berdasarkan asal usul SARA.

Pancasila dalah Perimeter dan Parameter prinsip utama yang memuat etika bernegara. Karena memiliki konsekuensi terhadap reputasi dan tujuan bernegara, maka setiap kejahatan etika bernegara sama dengan pengkhianatan terhadap Pancasila.

Sehingga warga negara terbaik yang mampu menjalankan etika bernegara berdasarkan Pancasila dapat menjadi pemimpin dalam wilayah publik.

Sebaliknya, bagi warga negara maupun pejabat publik yang gagal menjalankan etika bernegara harus menerima konsekuensi. Seperti kesadaran yang dilakukan Nixon dan para pejabat di Jepang atau melalui proses hukum yang konstitusional.

Etika bernegara adalah nilai dan prinsip utama yang mengikat seluruh warga negara. Sudah sepatutnya kita jaga dan amalkan bersama, karena dengan itu terjaga kewibawaan negara.

Dirgahayu 77 Tahun Indonesia Merdeka , Wujudkan Bersama Negara Pancasila Yang Harmoni, Adil Dan Makmur.


Yogyakarta, Agustus 2022

* Penulis menyelesaikan disertasinya pada bidang kajian konflik identitas dan manajemen kerumunan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved