Suporter PSS Sleman Meninggal

Kronologi Meninggalnya Suporter PSS Sleman, Dianiaya Saat Ingin Jaga Kampungnya

Fajar itu inginnya memantau, biar tidak terjadi kayak sebelumnya, biar rombongan gak masuk kekampung. Kadang dari sana masuk gitu ke kampung

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA/Ardhike Indah
Rumah duka mendiang Tri Fajar Firmansyah di Tambakbayan, Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (2/8/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Duka kembali menyelimuti dunia persepabolaan di Tanah Air.

Kali ini kabar duka datang dari Sleman Fans.

Salah seorang suporter PSS Sleman meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan saat terjadi kericuhan suporter Persis Solo dengan warga di wilayah Yogyakarta pada Senin (25/7/2022) lalu.

Tri Fajar Firmansyah yang mengalami luka retak di bagian kepala meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di RS Harjolukito Yogyakarta pada Selasa (2/8/2022) siang kemarin.

Fajar yang merupakan anggota komunitas BTCY tersebut sebelumnya sempat kritis setelah mendapatkan luka di bagian kepala belakang.

“Korban kritis, ada retak di kepala belakang dan hari ini menjalani operasi. Dia adalah tukang parkir yang kerja malam, dia bukan suporter Solo, dia adalah warga Yogya yang disikat oleh oknum suporter,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman AKP Ronny Prasadana, Selasa (26/07/2022).

Korban kemudian dirawat di RS Hardjolukito dan harus melakukan operasi.

"Saat ini (korban) akan dilakukan operasi di RS Hardjolukito. Korban ini tidak salah. Tukang parkir sedang bekerja malam itu. Bukan suporter mana-mana," kata Rony.

Kasus penganiayaan yang menimpa Fajar ini sudah ditangani oleh kepolisian.

Polres Sleman sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka penganiayaan Fajar.

"Kasus penganiayaan tukang parkir, penyidik telah menetapkan dan menahan dua orang tersangka," kata Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, dihubungi, Selasa (2/8/2022) malam. 

Hingga kini, belum disebutkan inisial maupun peran dari masing-masing tersangka. 

Terpisah, Kapolres Sleman AKBP Achmad Imam Rifa'i saat dikonfirmasi juga mengungkapkan, bahwa para tersangka dalam kasus ini sudah ditahan. 

"Sudah. Sekarang ditahan di Mapolres Sleman," kata Imam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved