Berita Klaten Hari Ini

Desa Ponggok dan Desa Wunut di Klaten Dianugerahi Desa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Desa Ponggok di Kecamatan Polanharjo dan Desa Wunut di Kecamatan Tulung dianugerahi sebagai Desa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Penyeleng

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi Berita Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Desa Ponggok di Kecamatan Polanharjo dan Desa Wunut di Kecamatan Tulung dianugerahi sebagai Desa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Penganugerahan itu menyusul program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah diterima seluruh warga di kedua desa tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo mengatakan kedua desa ini mencapai predikat Desa JKN dengan cakupan 100 persen penduduknya telah terkaver oleh program JKN.

Baca juga: Meningkat Pesat, Masyarakat Kota Yogyakarta Kembali Antusias Mengakses Booster Covid-19

Menurutnya, capaian tersebut merupakan upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas kesehatan penduduknya.

"Upaya ini berangkat dari kepedulian pemerintah desa terhadap jaminan kesehatan bagi masyarakatnya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup sehat di desa tersebut," katanya, Jumat (29/7/2022).

Menurutnya berbagai upaya juga dilakukan untuk memperluas kepesertaan dan kemudahan pelayanan administrasi kepesertaan di wilayah Kabupaten Klaten.

Selain Desa JKN, upaya peningkatan kepesertaan JKN juga mencakup banyak segmen, seperti layanan kepesertaan lintas OPD, Dinkes, Dispermades, dan Dissos P3APPKB Klaten.

"Capaian kepesertaan seluruh Klaten ini tidak dapat diraih tanpa adanya kesepahaman dari semua sektor dan inovasi yang dihadirkan sehingga masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan pelayanan kepesertaan JKN,"ungkapnya.

Dihimpun dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebanyak 1.218.778 jiwa penduduk Kabupaten Klaten resmi terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari total jumlah penduduk 1.276.535 jiwa atau sebesar 95,48 persen.

Baca juga: Kalurahan Pengkol Nglipar Buka Toko Online Pengkol Bebakulan untuk Pasarkan Hasil Kerajinan Warga

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan adanya Desa JKN dapat menjadi contoh desa-desa lainnya agar menaruh kepedulian terhadap jaminan kesehatan warga desanya.

"Ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya. Terbukti, dengan pengelolaan yang baik, pemerintah desa pun bisa berkontribusi dalam kesuksesan Program JKN, mendaftarkan warganya menjadi peserta JKN," ujarnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved