Berita Kota Yogya Hari Ini

Meningkat Pesat, Masyarakat Kota Yogyakarta Kembali Antusias Mengakses Booster Covid-19

Kepala Korwil Kota Yogyakarta Badan Intelejen Daerah (Binda) DIY, AKBP Sugiyono, menandaskan, tingginya minat masyarakat coba dimanfaatkan dengan

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Azka Ramadhan
Seorang warga tengah mendapat suntikan vaksin di Sentra Kampus Akprind yang dibuka Binda DIY, Sabtu (30/7/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Antusiasme warga masyarakat di Kota Yogyakarta untuk mengakses vaksinasi Covid-19 dosis ketiga, atau booster meningkat pesat.

Hal tersebut jelas menjadi angin segar di tengah lonjakan kasus corona virus.

Kepala Korwil Kota Yogyakarta Badan Intelejen Daerah (Binda) DIY, AKBP Sugiyono, menandaskan, tingginya minat masyarakat coba dimanfaatkan dengan membuka sentra-sentra vaksinasi, guna memudahkan akses penduduk.

Baca juga: Pedestrian Jalan Senopati Kota Yogyakarta Direvitalisasi sebagai Pendukung Kawasan Malioboro

"Kita akan terus membuka sentra vaksinasi di Kota Yogyakarta, paling tidak sampai akhir Agustus. Seperti hari ini kita buka di Kampus Akprind, ya," ungkapnya, Sabtu (30/7/2022).

Benar saja, berdasarkan data yang dihimpun dari beberapa sentra vaksinasi yang dibuka Binda DIY di Kota Yogyakarta, dirinya mendapati lonjakan angka pengakses.

Walaupun, diakui, total pengaksesnya belum memenuhi target.

"Sebenarnya kami mamtok target per hari itu sekitar 1.000, untuk setiap sentra. Tapi, pelaksanaan di lapangan baru 50-60 persennya saja sekarang ini," cetus Sugiyono.

"Tapi, itu sudah cukup bagus, karena kemarin kan sempat menurun drastis antusiasme masyarakat. Ya, dalam sehari cuma 20-30 persen. Sekarang sudah naik," lanjutnya.

Dijelaskannya, tren peningkatan antusiasme masyarakat untuk mengakses booster tampak sejak dua pekan terakhir.

Khususnya, semenjak pusat menetapkan booster sebagai syarat perjalanan dan mengakses ruang-ruang publik.

Baca juga: Kalurahan Pengkol Nglipar Buka Toko Online Pengkol Bebakulan untuk Pasarkan Hasil Kerajinan Warga

"Kalau di Kota Yogya, berdasar jumlah penduduk, capaian booster-nya sudah di atas 96 persen. Tapi, kami tidak hanya melayani penduduk Kota Yogya saja. Seperti di Akprind ini, mahasiswa yang ikut dari berbagai daerah," ucapnya.

Menurutnya, menggandeng perguruan tinggi merupakan langkah efektif. Pasalnya, selain memiliki tempat yang jelas representatif, sentra di kampus juga bisa mewadahi para mahasiswa dari berbagai daerah yang urung tervaksin.

"Di Akprind ini sudah kedua kalinya. Rencananya pekan depan kami gelar lagi di sini. Aksesnya kan sangat mudah, gampang dijangkau masyarakat," tandasnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved