Berita Klaten Hari Ini

Pembebasan Tanah Terdampak Tol Yogyakarta-Solo di Klaten Sudah 50 Persen, Nilainya Rp 1,84 Triliun

Proses pembebasan dan pembayaran uang ganti rugi (UGR) tanah terdampak tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten, Klaten Jawa Tengah terus dikebut.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Satu unit truk pembawa tanah uruk tol melintas di sekitar proyek jalan tol Yogyakarta-Solo di Dukuh Ngentak, Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten beberapa waktu yang lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Proses pembebasan dan pembayaran uang ganti rugi (UGR) tanah terdampak tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten, Klaten Jawa Tengah terus dikebut.

Hingga pekan terakhir Juni 2022, panitia pembebasan tanah terdampak tol sudah membebaskan sekitar 2.036 bidang tanah yang tersebar di puluhan desa yang dilalui tol.

"Sampai sekarang yang sudah dicairkan  atau dibebaskan sekitar 2.036 bidang dengan total nilai sekitar Rp 1,8 triliun," ujar Kasi Pengadaan Tanah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten, Sulistiyono pada TribunJogja.com, Jumat (29/7/2022).

Baca juga: Kisah Lengkap Akhir Tragis Kopda Muslimin, Kekasih Menolak Dinikahi, Tewas Setelah Muntah-Muntah

Ia menjelaskan, 2.036 bidang tanah yang dibebaskan tersebut jika dipersentase sudah mencapai 50 persen dari bidang tanah yang harus dibebaskan.

Adapun pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo yang melintas di Kabupaten Klaten bakal menerjang 3.961 bidang tanah milik warga dan tanah kas desa.

Ribuan bidang tanah itu tersebar di 50 desa kelurahan yang berada di 11 kecamatan.

Menurut Sulis, pihaknya optimis proses pembebasan tanah yang terdampak tol rampung dikerjakan pada akhir tahun 2022 ini.

Hal itu, ditargetkan agar pembangunan fisik jalan bebas hambatan itu bisa dikebut dan rampung pada akhir tahun 2023 mendatang.

Pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten masuk ke dalam seksi 1 yang menghubungkan Kartasura-Purwomartani.

Seksi 1 tol Yogyakarta-Solo itu memiliki panjang 42,38 kilometer.

Sebelumnya, Direktur Lahan dan Utilitas PT Jogja-Solo Marga Makmur (PT JMM), Muhammad Tilawatil Amin selaku pengembang tol mengatakan hingga Juni 2022, pengerjaan fisik proyek tol Yogyakarta-Solo seksi 1 terus dikebut.

"Kendala kemarin sering hujan, kalau sekarang kita tetap lanjut. Target selesai pembangunan seksi 1, akhir tahun 2023," ucapnya.

Baca juga: Malam 1 Suro, Tradisi Mubeng Beteng Yang Kembali Ditiadakan

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo di Klaten masuk ke dalam seksi 1, yakni sepanjang 42,38 kilometer.

Tol Yogyakarta-Solo Seksi 1 itu, juga dibagi dalam dua tahap pengerjaan, yakni seksi 1.1 meliputi Kartasura-Klaten dan seksi 1.2 meliputi Klaten-Purwomartani.

"Saat ini, seksi 1.1 pengerjaan proyek fisiknya sudah mencapai 38,87 persen. Adapun untuk seksi 1.2 pengerjaan fisiknya sudah 0,13 persen," imbuhnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved