Berita Pendidikan Hari Ini
UNY Kerja Sama dengan PT KAI, Mahasiswa Bisa Magang Bersertifikat di Balai Yasa
PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk mengembangkan penelitian, ilmu pengetahuan dan pelatihan
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk mengembangkan penelitian, ilmu pengetahuan dan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM).
Termasuk salah satunya memperbolehkan mahasiswa UNY untuk ikut magang bersertifikat di Balai Yasa.
Kesepakatan kerja sama ditandatangani oleh Direktur Utama KAI, Didiek Haryanto dan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sumaryanto, M. Kes., AIFO.
Sumaryanto mengatakan, berkaitan dengan kerja sama ini, pihaknya bisa mengimplementasikan program magang mahasiswa bersertifikat.
Baca juga: Berpacu Dengan Waktu, Pemkot Yogyakarta Berharap Perwal Larangan Skuter Listrik Segera Rampung
Tidak hanya itu, UNY juga bisa melakukan pengkajian atas kegiatan atau proyek pengembangan di bidang perkeretaapian.
“Dari Fakultas Ilmu Keolahragaan sebelumnya juga sudah menjalin kerja sama dengan PT KAI dengan menyelenggarakan pekan olahraga. Kami juga menjadi salah satu tuan rumahnya,” kata Sumaryanto dalam keterangan resmi, Kamis (28/7/2022).
Dia turut mengapresiasi kinerja KAI yang kini sudah bisa tepat waktu saat melayani penumpang.
“Maka, kami juga mengajak civitas akademika UNY untuk menggunakan kereta api, apabila sedang melakukan perjalanan dinas, karena aman, nyaman, murah dan cepat,” bebernya.
Ia berharap, kerja sama itu dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak dan mampu mendorong pemenuhan talenta SDM KAI yang unggul.
Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Haryanto menjelaskan, KAI bisa belajar mengenai inovasi dan kreativitas mahasiswa UNY.
Pihaknya sudah bekerja sama dengan Fakultas Teknik untuk memenuhi ilmu pengetahuan tentang reverse engineering beberapa parts.
Itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan lokomotif yang sudah berusia lama.
Baca juga: Ini Dia Tempat Wisata Jogja yang Digunakan untuk Melakukan Ritual Malam 1 Suro
“Mahasiswa UNY nantinya bisa magang bersertifikat di Balai Yasa. Mereka bisa menimba ilmu, cara merawat dan mengelola sarana kereta api yang berusia,” tuturnya.
Didiek juga menyinggung tentang program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang sedang digaungkan UNY.
Dia meminta Rektor UNY untuk membina insan kereta api lulusan SMA atau SMK berpengalaman kerja agar bisa mengembangkan pengetahuan dengan kembali ke kampus. (Ard)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kerja-sama-UNY-dan-KAI-Rabu-2772022-untuk-meneliti.jpg)