Berita Kulon Progo Hari Ini

DPP Kulon Progo Klaim Wabah PMK Landai Pasca Iduladha, Total 1.137 Ekor Hewan Ternak Terpapar

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugroho mengklaim penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayahnya

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugroho saat ditemui di Aula Adikarto, Selasa (26/7/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugroho mengklaim penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayahnya melandai pasca Iduladha

Hingga Senin (25/7/2022) kemarin, total hewan ternak yang terjangkit PMK ada 1.137 ekor.

Dengan jumlah kematian 4 ekor, 11 ekor potong paksa dan tersisa 384 kasus.

Baca juga: Cerita Pegawai Kafe di Sekitar Tugu Yogyakarta Saat Massa Suporter Datang dan Pecahkan Kaca

"Untuk angka kesembuhan relatif semakin meningkat lebih tinggi, 64 persen. Hewan yang dilaporkan sembuh ada 738 ekor," katanya saat ditemui di Aula Adikarto, Selasa (26/7/2022). 

Adapun rincian hewan ternak yang dilaporkan mati ada 1 ekor domba di Galur dan 1 ekor sapi di Samigaluh.

Kemudian tambah seekor sapi di Sentolo, sehingga total ada 2 ekor sapi yang mati di wilayah tersebut.

DPP Kulon Progo terus memberikan pengobatan terhadap hewan ternak yang terpapar PMK

Serta melaksanakan surveilans harian ke sentra-sentra ternak di wilayahnya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mendapatkan alokasi vaksin tambahan untuk mencegah PMK sebanyak 1.300 dosis. 

Terdiri dari 1.000 dosis untuk vaksin tahap pertama dan 300 dosis untuk tahap kedua. 

Per Selasa (26/7/2022) ini, dari 1.000 dosis sudah terealisasi sebanyak 700 dosis. 

Baca juga: Suhu Dingin Jogja: Rekomendasi Jajanan Seblak Jogja yang Wajib Kamu Coba

Rinciannya, 500 dosis untuk hewan ternak di Wates, Nanggulan dan Kokap.

Kemudian hari ini pemberian 200 dosis menyasar hewan ternak di wilayah Wates, Nanggulan, Panjatan dan Lendah.

Sehingga masih tersisa 300 dosis untuk vaksin tahap pertama. 

"Kalau untuk 300 dosis vaksin tahap dua di Bendungan, Wates. Karena pemberian vaksin menunggu 4 minggu sejak pemberian dosis pertama maka diberikan pada 28 Juli besok," ucapnya. 

Aris menargetkan pemberian 1.300 dosis vaksin selesai akhir bulan ini. (scp) 
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved