Program Percepatan Profesor, UII Tambah 1 Guru Besar di Bidang Ekonomi dari FBE

Universitas Islam Indonesia (UII) menambah satu Guru Besar Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE), Kamis (21/7/2022). Dia adalah Prof. Drs. Agus Widarjon

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Serah terima Surat Keputusan Kenaikan Jabatan Akademik Profesor untuk Prof. Drs. Agus Widarjono, M.A., Ph.D, Kamis (21/7/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Islam Indonesia (UII) menambah satu Guru Besar Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE), Kamis (21/7/2022). Dia adalah Prof. Drs. Agus Widarjono, M.A., Ph.D.

Prof Agus saat ini masih diamanahi sebagai Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi FBE periode 2018 hingga Agustus 2022.

Ia merupakan dosen tetap Prodi Ekonomi Pembangunan FBE UII sejak 1 Oktober 1993 dan menjadi Guru Besar keenam FBE UII.

Baca juga: Resto Dapur Warna Ngaglik Sleman Ganti Pengelola, Menu Andalan Cakalang Dabu Rp 20ribu per Porsi

Dari daftar riwayatnya, Prof Agus menyelesaikan gelar Doktor dari dari Oklahoma State University, Stillwater USA pada bidang Agricultural Economics (2012), menyelesaikan program Magister (1999) di Western Michigan University, Kalamazoo USA dan meraih gelar sarjana (1991) di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) UII, Ike Agustina menjelaskan, Prof Agus adalah sosok yang aktif menulis buku yang hampir selalu terbit setiap tahun.

Di tahun 2020, ia menulis buku berjudul Analisis Multivariat Terapan. Kemudian, di tahun 2019, dia sempat menelurkan buku berjudul Statistika Terapan dengan Excel dan SPSS.

“Beliau juga telah mengeluarkan sejumlah karya ilmiah yang dipublikasikan dalam beberapa jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi,” kata dia, Kamis (21/7/2022).

Tidak hanya itu, Prof Agus turut aktif mendiseminasikan keilmuannya dalam beberapa seminar nasional maupun internasional sebagai narasumber.

“Prof Agus juga pernah menjadi dosen teladan kedua Kopertis Wilayah V di tahun 2006. Baru-baru ini, ia menjadi penulis terproduktif dalam hal keuangan Islam di jurnal bereputasi internasional, Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) tahun 2020,” tuturnya lagi.

Dilanjutkan Ike, di UII kini sudah memiliki 68 dosen dengan pendidikan doktor dan mempunyai jabatan akademik lektor kepala dari 786 seluruh dosen.

Menurutnya, mereka adalah para calon guru besar karena tinggal selangkah lagi untuk meraih jabatan akademik profesor.

Keberhasilan yang saat ini diraih oleh Prof Agus, harap Ike, mampu memberikan daya dorong bagi tujuh dosen lain yang saat ini sedang mengikuti program percepatan profesor.

“Program percepatan ini kami inisiasi sejak tahun 2019. Dengan ini, ada bukti percepatan pencapaian gelar tertinggi bagi dosen di lingkungan UII,” tandasnya.

Baca juga: UFO Monument Pertama di Indonesia Diresmikan di Sekitar Area Crop Circle Berbah Sleman

Tujuan program ini adalah untuk membantu para peserta dalam menghasilkan luaran karya ilmiah yang dapat dipergunakan sebagai syarat pengajuan jabatan akademik professor. 

Skema yang ditawarkan dalam program percepatan ini antara lain skema penelitian kolaboratif dan skema coaching clinic. 

Peserta program ini wajib melibatkan kolaborator/coach yang telah memiliki jabatan akademik profesor, memiliki h-Index scopus dan memiliki rekam jejak publikasi sebagai penulis pertama dalam jurnal internasional bereputasi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. (Ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved