Gelombang Panas Eropa
Inilah Dampak Gelombang Panas, Lebih dari 1.900 Orang di Eropa Barat Tewas
Gelombang panas yang melanda sebagian besar negara di Eropa seperti Inggris, Prancis, Spanyol dan Portugal menjadi penyebab kematian massal.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
TRIBUNJOGJA.COM - Gelombang panas melanda sebagian besar negara di Eropa seperti Inggris, Prancis, Spanyol dan Portugal.
Hal tersebut tentunya menimbulkan dampak buruk terhadap kehidupan di wilayah tersebut.
Contohnya seperti kekeringan yang terjadi di Portugal, kebakaran hutan yang dialami oleh Perancis dan Spanyol serta Inggris untuk kali pertamanya mencatat sejarah hari terpanas yang mencapai suhu 41 derajat Celsius pada Senin 18 Juli 2022.
Apa yang dialami oleh beberapa negara di atas tentu menimbulkan efek pula terhadap penduduknya.
Baca juga: Apa Itu Gelombang Panas yang Kini Melanda Eropa, Mengapa Bisa Menyebabkan Kematian?
Lebih dari 1.900 penduduk tewas akibat panas ekstrem yang terjadi saat ini. Penghitungan jumlah kematian kemungkinan tidak akan dilakukan selama berminggu-minggu atau lebih.
Hal tersebut karena sulitnya melakukan perhitungan kematian berlebih dalam peristiwa panas yang ekstrem itu.
Organisasi kesehatan dunia, WHO menjelaskan bahwa gelombang panas yang berkepanjangan tentu saja akan memberikan efek kepada masyarakat dan kematian adalah salah satu hal yang tak terhindarkan.
Selain menyebabkan kematian, gelombang panas ini juga menimbulkan mandegnya aktivitas yang harus dilakukan oleh masyarakat.
Di Inggris, proses belajar mengajar di sekolah lebih cepat diselesaikan.
Baca juga: Penjelasan BMKG Terkait Gelombang Panas, Apakah Bisa Terjadi di Indonesia?
Selain itu, pihak layanan kereta juga meminta kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan tidak menggunakan kereta jika memang keadaan tidak mendesak.
Bahkan beberapa jadwal kereta ditunda maupun diperlambat.
Sebelumnya Inggris juga pernah mengalami hal serupa pada tahun 1976, namun gelombang panas kali ini 10 derajat lebih panas dari kejadian di masa itu.
Gelombang panas yang ekstrem ini menjadi perhatian khusus di Eropa karena masyarakat di sana sering kali mematikan AC atau bahkan tidak memilikinya. (*/ MG Voni Amelia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Gelombang-panas-Termometer-menunjukkan-suhu-di-atas-40-derajat.jpg)