Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Ingin Bantul Creative Expo Jadi Pemantik Pemulihan Ekonomi Masyarakat Bantul

Setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19, Bantul Expo kembali digelar.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih membuka gelaran Bantul Creative Expo 2022 di Pasar Seni Gabusan Sewon, Bantul, Kamis (21/7/2022). 


 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid-19, Bantul Expo kembali digelar dan tahun ini, bermetamorfosis menjadi Bantul Creative Expo (BCE) 2022. Kegiatan yang berlangsung mulai 21-25 Juli, di Pasar Seni Gabusan ini mengusung tema Bantul Creative Expo road to Bantul City of Craft and Folk Art.

Baca juga: Peringati Hari Jadi ke-191, Bupati Halim Sampaikan 7 Pesan untuk Masyarakat Bantul

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap, even ini bisa menjadi salah satu pemantik pemulihan ekonomi masyarakat Bantul, terutama sektor UMKM dan industri kreatif.
 
"Kita semua berharap, bahwa even benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM yang kreatif dan inovatif sebagai ajang promosi dan peningkatan transaksi produksi. Karena, kita ketahui bersama UMKM adalah salah satu sektor ekonomi yang dapat bertahan di tengah gempuran krisis ekonomi," ujar Bupati Abdul Halim Muslih.

Terkait tema yang diusung Bantul Creative Expo saat ini, Bupati Banyul menilai hal ini sebagai upaya bersama seluruh pihak untuk memperbesar kapasitas Kabupaten Bantul dengan berani masuk mendaftarkan Bantul sebagai salah satu anggota Jejaring Kota Kreatif dunia versi UNESCO.

"Upaya ini tidak untuk gagah-gagahan, tapi mengandung tujuan jangka panjang. Dengan kita berani mendaftarkan Bantul sebagai anggota jejaring kota kreatif dunia, kita akan berusaha untuk menyesuaikan standar dengan mengikuti kriteria dan indikator kota kreatif versi UNESCO. Sehingga, Bantul dapat disejajarkan dengan kota-kota kreatif dunia yang lain," terang Abdul Halim.

Halim mengaku yakin dan optimistis, bahwa Bantul dapat meraih predikat tersebut. Pasalnya di level nasional, Kabupaten Bantul sudah ditetapkan sebagai Kabupaten Kreatif Kriya oleh BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif Indonesia).

"Tinggal kita meningkatkan ke level dunia. Maka kita membentuk Komite Ekonomi Kreatif (KEK) yang akan mengawal, memperbaiki, memoles dan menarasikan agar Bantul pantas menjadi anggota kota kreatif dunia," tandas Bupati Halim. (ayu/nto)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved