4 Jenis Jamur Ringworm yang Menyerang Manusia, Kucing Bukan Satu-satunya Penyebab Utama
Jenis-jenis infeksi jamur kulit ringworm yang menyerang manusia. Ditularkan mulai dari kucing hingga tanah, menyerang kulit kaki hingga kulit kelamin
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
TRIBUNJOGJA.COM – Ketika memelihara anabul, beberapa dari Anda pasti pernah mendapati adanya ruam yang disertai rasa gatal di kulit.
Gejala tersebut merupakan gejala dari ringworm atau infeksi jamur kulit.
Ringworm merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur yang menyerang di berbagai bagian tubuh, mulai dari kulit kaki hingga kulit kelamin kelamin.
Ringworm yang sering dialami biasanya berasal dari hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.
Namun ternyata ringworm terdiri atas beberapa jenis dan tidak hanya berasal dari hewan peliharaan.
Berikut adalah jenis-jenis ringworm atau infeksi jamur kulit
1. Tinea pedis
Tinea pedis atau yang sering dikenal sebagai kutu air, merupakan infeksi jamur pada kulit kaki yang dapat menyebar ke bagian kuku hingga tangan.
Seseorang bisa terkena tinea pedis karena menyentuh bidang yang terkontaminasi jamur tersebut seperti di kamar mandi, ruang ganti, dan kolam renang.
Tinea pedis juga bisa terjadi pada orang yang menggunakan kaos kaki ketat atau menggunakan kaos kaki saat kaki berkeringat.
Gejala yang dirasakan dari infeksi jamur ini adalah gatal, sensasi menyengat dan terbakar, kulit terkelupas, hingga kulit kering.
2. Tinea cruris
Tinea cruris merupakan infeksi jamur kulit yang biasanya menyerang area kulit kelamin, paha bagian dalam, dan pantat.
Seseorang bisa terkena tinea cruris akibat kontak dengan penderita infeksi jamur kulit ini.
Gejala yang dirasakan dari infeksi jamur ini adalah gatal, kulit kemerahan, sensasi terbakar, dan juga kulit mengelupas.
3. Tinea capitis
Tinea capitis merupakan infeksi jamur yang menyerang area kulit kepala dan rambut, umumnya terjadi pada anak-anak.
Tinea capitis disebabkan karena kontak dengan penderita jamur ini, baik manusia maupun hewan peliharaan dan juga hewan ternak.
Tinea capitis ditandai dengan bercak kecil melingkar yang gatal dan bersisik.
Gejala lainnya yaitu rambut rapuh, sakit pada kulit kepala, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
4. Tinea corporis
Sama seperti tinea capitis, tinea corporis juga menyebabkan ruam yang melingkar seperti cincin dan rasa gatal.
Jika parah, tinea capitis dapat menyebabkan lepuh dan luka bernanah di area cincin ruam tersebut.
Infeksi jamur kulit ini terjadi karena sentuhan fisik dengan penderita, baik dari hewan, benda yang tersentuh, bahkan dari tanah.
Nah, di atas adalah jenis-jenis dari ringworm dan penyebabnya. Mulailah hidup bersih untuk terhindar dari infeksi jamur kulit ini. Semoga bermanfaat. (MG/Pradnya Paramitha Kuswanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ringworm-akibat-hewan-peliharaan.jpg)