Tips Kesehatan
Gejala Gula Darah Tinggi Berkembang Perlahan, Kenali Tanda-tandanya agar Terhindar dari Komplikasi
Gula darah tinggi harus segera diobati karena saat kadar gula darah semakin parah bisa menyebabkan komplikasi serius yang memerlukan perawatan darurat
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Gejala gula darah tinggi pada penderita Diabetes Mellitus (DM) ternyata berkembang perlahan. Bila tidak disadari, naiknya gula darah bisa mengakibatkan komplikasi serius, terutama bagi penderita diabetes.
Oleh karena itu gula darah tinggi harus segera diobati. Namun sebelum Pengobatan tentu lebih dulu wajib mengenal gejala gula darah tinggi.
Dengan demikian, penyakit diabetes tidak menjadi semakin parah atau mengarah pada komplikasi serius.
Sebagaimana diketahui bahwa gula darah tinggi tentu sangat buruk untuk kesehatan penderita diabetes.
Gula darah tinggi bisa mempengaruhi kesehatan penderita diabetes.
Gula darah tinggi harus segera diobati karena saat kadar gula darah semakin parah bisa menyebabkan komplikasi serius yang memerlukan perawatan darurat seperti koma diabetes.
Dalam jangka panjang gula darah tinggi yang tidak diobati bisa mempengaruhi kesehatan mata, ginjal, saraf, dan jantung.
Penyebab gula darah tinggi
- Beberapa penyebab gula darah tinggi antara lain:
- Tidak menggunakan cukup insulin
- Tidak menyuntikkan insulin dengan benar
- Tidak mengikuti rencana makan diabetes
- Tubuh tidak aktif
- Menderita penyakit atau infeksi
- Menggunakan obat-obatan tertentu seperti steroid
- Terluka atau menjalani operasi
- Stres
Gejala gula darah tinggi
Selain penyebab gula darah tinggi versi laporan Mayo Clinic, berikut gejala gula darah tinggi yang wajib diketahui:
Seseorang yang menderita gula darah tinggi biasanya tidak memunculkan gejala sampai nilai glukosa meningkat secara signifikan di atas 180 - 200 mg/dL atau 10-11,1 mmol/L.
Gejala gula darah tinggi berkembang perlahan selama beberapa hari atau minggu.
Semakin lama kadar gula darah tinggi, semakin serius gejala yang muncul.
Namun, untuk penderita diabetes tipe II untuk waktu yang lama mungkin tidak menunjukkan gejala apapun meskipun kadar gula darahnya meningkat.
Berikut gejala awal gula darah tinggi yang sering muncul:
- Sering buang air kecil
- Sering merasa haus
- Penglihatan kabur
- Kelalahan
- Sakit kepala
Gula darah tinggi yang tidak diobati bisa mengakibatkan asam beracun (keton) menumpuk di darah dan urin. Kondisi ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala:
- Napas berbau buah
- Mual dan muntah
- Sesak napas
- Mulut kering
- Lelah
- Kebingungan
- Koma
- Sakit perut
(*/ )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gula-darah-13072021.jpg)