Berita Kriminal

Emak-emak jadi Kurir Sabu Jaringan Internasional, Bawa Narkoba 9,5 Kg dari Riau Pakai Bus

Kedua ibu rumah tangga tersebut membawa paket sabu seberat 9,5 kilogram dari Riau dengan memanfaatkan bus antar kota antar provinsi

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI
Narkoba jenis sabu seberat 9,5 kilogram dari jaringan peredaran narkoba internasional Malaysia, dibungkus menyerupai kado, diperlihatkan Polres Metro Jakarta Barat dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (14/7/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Dua emak-emak berinisial Y (52) dan I (45) menjadi kurir narkoba jenis sabu asal Malaysia yang diselundupkan ke wilayah Jakarta.

Kedua ibu rumah tangga tersebut membawa paket sabu seberat 9,5 kilogram dari Riau dengan memanfaatkan bus antar kota antar provinsi.

Namun setelah sampai Jakarta, upaya penyelundupan sabu bernilai miliaran rupiah tersebut berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian.

Polisi berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkoban ini setelah mengembangkan kasus yang diungkap sebelumnya.

Jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat yang menerima informasi upaya penyelundupan sabu berjumlah besar kemudian langsung melakukan penyelidikan.

Polisi akhirnya menangkap Y (52) dan I (45) di sebuah hotel di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Barat, pada Rabu (6/7/2022).

Dikutip dari Kompas.com, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan paket sabu tersebut dibungkus menyerupai kado untuk mengelabui petugas.

"Ada sembilan paket narkotika jenis sabu seberat 9.544 gram, kurang lebih beratnya 9,5 kilogram," kata Pasma di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (14/7/2022).

Baca juga: Ditresnarkoba Polda DIY Berhasil Ungkap 43 Kasus Selama Operasi Narkoba Progo 2022 

Baca juga: Dituduh Bocorkan Info ke Polisi, Anggota Sindikat Narkoba di Jakarta Dihabisi Teman-temannya Sendiri

"Paket kemudian dibungkus dengan kertas kado dan ada nomor-nomornya, jadi seakan-akan seperti hadiah," jelas Pasma.

Pasma mengatakan, 'kado' tersebut dimasukkan ke dalam beberapa tas dan koper.

"Paket-paket tersebut dimasukkan ke dalam sebuah tas ransel warna hitam, dan dua koper kuning serta hijau," kata Pasma.

Tas dan koper tersebut dibawa dari Pekanbaru, Riau, menuju Jakarta oleh kurir yang menumpang kendaraan umum, khususnya bus.

Pasma menyebut kurir yang mengantar paket, Y (52) dan I (45), berlatar belakang sebagai ibu rumah tangga.

Keduanya mengaku diberi perintah oleh seseorang berinisial N (46) yang saat ini dalam pengejaran polisi. (*)

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved