Berita Gunungkidul Hari Ini
Peminat Transmigrasi Asal Gunungkidul Terbilang Tinggi, Pendaftar Melebihi Kuota
Pemerintah pusat kembali membuka pendaftaran untuk program transmigrasi di tahun 2022 ini. Proses pendaftaran di Gunungkidul
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah pusat kembali membuka pendaftaran untuk program transmigrasi di tahun 2022 ini.
Proses pendaftaran di Gunungkidul pun bisa dilakukan lewat Dinas Perindustrian Koperasi UKM Tenaga Kerja.
Kepala Seksi Transmigrasi, Dinas Perindustrian Koperasi UKM Tenaga Kerja Gunungkidul, Sukasan menyebut minat masyarakat untuk mengikuti program tersebut terbilang tinggi.
Baca juga: Sudah Sebulan Beli Minyak Goreng Pakai KTP, Begini Respon Penjual Gorengan di Yogyakarta
"Terlihat dari jumlah pendaftar melebihi kuota yang disediakan," katanya pada wartawan, Rabu (13/07/2022).
Gunungkidul mendapat kuota sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) untuk program transmigrasi.
Namun sejauh ini, Sukasan menyebut jumlah pendaftarnya sudah mencapai 32 KK.
Agar bisa menjadi peserta transmigrasi, ada sejumlah tahapan seleksi yang perlu dilewati. Mulai dari wawancara hingga kunjungan langsung untuk melihat kondisi masing-masing keluarga pendaftar.
"Tahapan seleksi dilakukan untuk melihat keseriusan calon transmigran," jelas Sukasan.
Pada 2022 ini, ada 4 provinsi yang menjadi tujuan transmigrasi. Antara lain Sumatra Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Menurut Sukasan, jadwal keberangkatan diperkirakan pada awal Agustus mendatang. Sejumlah calon transmigran asal Gunungkidul pun dipastikan siap, tinggal menunggu instruksi keberangkatan.
"Nanti akan ada 5 KK dulu yang diberangkatkan, selanjutnya pemberangkatan dilakukan secara bertahap," ujarnya.
Baca juga: Cekcok Pasutri di Tuban Berujung Pembacokan, Sang Suami Tega Bacok Istri Gunakan Celurit
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM Tenaga Kerja Gunungkidul Asih Wulandari mengatakan pihaknya juga melakukan sosialisasi hingga pelatihan.
Tujuannya memastikan calon transmigran siap di tempat tinggalnya yang baru.
Program transmigrasi sendiri sempat terhenti di 2020 karena situasi pandemi COVID-19.
Namun di 2021 program kembali berjalan, di mana sudah ada peserta transmigrasi asal Gunungkidul yang diberangkatkan.
"Tahun lalu ada 5 KK yang diberangkatkan ke tujuan transmigrasi di luar Pulau Jawa," ungkap Asih. (alx)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)