PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta Kembali dari TC Seusai Tiga Hasil Minor dalam Uji Coba

PSIM Yogyakarta menutup rangkaian pemusatan latihan (TC) di Jabodetabek dengan hasil yang belum maksimal.

Tayang:
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dok PSIM Yogyakarta
Penyerang PSIM Yogyakarta, Serdy Ephy Fano mendapat penjagaan ketat dari pemain Persiba Balikpapan pada uji tanding di Jakarta beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta menutup rangkaian pemusatan latihan (TC) di Jabodetabek dengan hasil yang belum maksimal.

Tim berjuluk Laskar Mataram itu hanya meraih hasil imbang dalam laga uji coba lawan Semen Padang 0-0, Kamis (7/7/2022) di Lapangan Latihan Jakarta Internasional Stadium.

Sementara di dua uji coba sebelumnya PSIM Yogyakarta berturut-turut mendapat kekalahan.

Lawan Persiba Balikpapan kalah 0-2, dan lawan Bekasi City FC 0-1.

Dengan hasil tersebut PSIM Yogyakarta memiliki pekerjaan rumah yang banyak sebelum melakoni kompetisi sesungguhnya, Liga 2 2022 .

Baca juga: PSIM Yogyakarta Tak Pernah Menang dan Cetak Gol di Tiga Uji Tanding Selevel

Apalagi target Laskar Mataram adalah promosi ke Liga 1.

Tentu saja hasil ini harus jadi pembelajaran berharga, lalu melakukan evaluasi.

Kalau tidak, bukan mustahil prestasi tim berlogo Tugu Pal Putih itu justru tidak lebih baik dari musim 2021.

“Pulang ke Jogja kita akan perbaiki kelemahan kita saat tour Jakarta. Kita sudah berbicara tactical semuanya, karena nanti kita akan bermain dengan taktik yang berbeda dengan lawan berbeda. Tentu kita akan evaluasi apa kekurangan kita," tegas Pelatih PSIM Yogyakarta , Imran Nahumarury.

Namun demikian, Imran melihat ada sisi positif  dari hasil tiga laga uji coba tim di Jabodetabek.

“Kalau dari kaca mata pelatih kerjasama antar lini sudah bagus, tapi balik lagi masih banyak yang harus kita perbaiki dari tim ini. Sekali lagi, saya step by step, sama halnya dengan ketika saya latih tim sebelumnya,” kata Imran.

Selain itu, pelatih asal Tulehu itu menyebut cara bertahan anak asuhnya sudah lebih baik ketika melakukan uji coba lawan Semen Padang. 

Baca juga: Hampir Sepekan TC di Jakarta, PSIM Yogyakarta Dilanda Badai Cedera Pemain

"Tapi untuk menyerang tentu harus diperbaiki, begitu pula dengan transisi dan set piece yang perlu perbaiki. Karena kita belum masuk ke finishing, kita belum maksimal latihan finishing, masih banyak yang kita perbaiki,” ungkapnya.

“Tiga poin penting setelah lawan Semen Padang adalah, bagaimana saat kehilangan bola mereka harus bisa rebut bola. Yang kedua zona zero, artinya tidak boleh buat pelanggaran didepan area box. Yang terakhir adalah bagaimana orang ketiga ini nongol, dan ini yang terjadi hari ini. Jadi perubahan sudah ada meskipun belum 100 persen, masih banyak yang harus saya lakukan untuk tim ini,” ujar Imran.

Seusai TC, PSIM Yogyakarta dijadwalkan bakal menjajal uji coba lawan Persebaya di Surabaya.

Dari kabar yang beredar uji coba itu akan berlangsung tanggal 17 Juli 2022 di Stadion Gelora Bung Tomo.( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved