Berita Bisnis Terkini
Kabar Pasar Kripto Pekan Ini, Investor Tetap Tenang Bear Market Masih berlanjut
Sepanjang pekan terakhir bulan Juni 2022, pergerakan market aset kripto , terutama Bitcoin cukup mengejutkan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
Di masa-masa saat ini, investor tengah kompak menjaga nilai aset kripto di atas level support-nya.
Khusus Bitcoin , akan ada gerakan untuk menahan harganya di atas level psikologis US$ 20.000.
Di sisi lain, adanya data on-chain Glassnode yang menunjukkan investor kripto kelas kakap atau whales telah menarik 8.755 keping BTC atau setara US$ 181,67 juta dari platform exchange ke wallet-nya masing-masing antara 26 Juni hingga 30 Juni 2022.
Aktivitas itu juga diduga mendorong harga aset kripto bergerak ke zona hijau.
Baca juga: PERINGATAN OJK DIY kepada Masyarakat soal Kripto dan Robot Trading
Kekhawatiran Resesi
Ada beberapa pandangan analis yang melihat bahwa dorongan bearish masih belum usai.
Itu juga masuk dalam pertimbangan adanya kekhawatiran resesi yang masih membayangi investor.
Sejatinya, market kripto masih diliputi sentimen risk-off investor menyusul performa indeks saham AS yang masih susah bangkit.
Secara teori, resesi akan terjadi dan membawa nilai dari dolar AS lebih rendah.
Ini akan mengangkat nilai dari aset yang dianggap sebagai lindung nilai.
"Pergerakan market kripto masih berada dalam fase bear market. Sehingga, penguatan ini diramal tak akan berlangsung lama. Bitcoin bisa saja jatuh kembali ke area di bawah US$ 20.000 atau bahkan bisa semakin dalam, mengingat kondisi pasar yang memang sangat rapuh," jelas Afid.
Jika harga Bitcoin kembali menembus di bawah US$ 19.000, bisa berisiko jatuh ke level support penting di $17.000.
Ini adalah level penting yang harus diwaspadai karena penembusan dan penutupan di bawahnya dapat memulai tren turun berikutnya ke US$ 15.000. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/prediksi-harga-kripto-hari-ini.jpg)