Berita Klaten Hari Ini

Hari Pertama Dibuka, Pasar Hewan Prambanan Klaten Justru Sepi dari Aktivitas Jual Beli Ternak

pasar hewan Prambanan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah telah kembali beroperasi mulai Rabu (29/6/2022) ini.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Penampakan Pasar Hewan Prambanan, Kabupaten Klaten pada hari pertama dibuka, Rabu (29/6/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - pasar hewan Prambanan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah telah kembali beroperasi mulai Rabu (29/6/2022) ini.

Pembukaan pasar hewan ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban pada Iduladha 1443 hijriah.

Namun, meski sudah diizinkan dibuka kembali, nyatanya pasar tersebut justru sepi dari aktivitas jual beli ternak .

Pantauan TribunJogja.com di pasar hewan Prambanan , Rabu (29/6/2022) sekitar pukul 09.00 WIB, pasar itu terlihat sepi.

Baca juga: INFO Prakiraan Cuaca Hari Ini BMKG DI Yogyakarta Rabu 29 Juni 2022, Masih Ada Potensi Hujan

Hanya terpantau 20 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang dijual di pasar tersebut.

Selain itu, beberapa pembeli tampak mondar-mandir disekitar pasar tersebut.

Seorang pembeli hewan ternak, Suryanto (51) menyebut jika jumlah pedagang hewan yang masuk ke pasar hewan itu memang sepi pada hari pertama buka tersebut.

Sepinya pedagang yang jualan ditenggarai karena larangan pedagang luar Klaten yang masuk dan berjualan di pasar hewan tersebut.

"Tadi banyak pedagang dari Bantul dan Gunungkidul mau masuk bawa ternaknya, tapi karena mereka bukan warga Klaten dilarang masuk. Jadi yang jualan disini cuma warga Klaten," sebutnya saat berbincang dengan TribunJogja.com di pasar itu.

Menurut dia, meski pedagang luar Kabupaten Klaten dilarang berjualan di pasar hewan Prambanan, namun pembeli dari luar Klaten diizinkan untuk membeli hewan ternak.

"Saya warga Pleret, Bantul. Ini dapat 3 ekor sapi. Kondisinya sehat. Tadi saya beli seharga Rp 21 juta per ekor," jelasnya.

Menurutnya, harga sapi tersebut cenderung turun bila dibandingkan pada harga normal menjelang masuknya Idul Adha.

"Biasanya kalau sudah mau masuk Iduladha ini, harganya kisaran Rp 25 juta. Sekarang kisaran Rp 20 juta sampai Rp 21 juta saja," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten , Widiyanti mengatakan berdasarkan laporan dan pantauan dirinya di pasar hewan Prambanan, jumlah hewan ternak yang masuk hanya berjumlah 20 ekor saja.

Jumlah itu, tidak sampai 10 persen bila dibandingkan dengan hari-hari normal sebelum penyakit mulut dan kuku (PMK) melanda daerah itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved