Penyakit Diabetes
Berapa Kadar Gula Darah Penderita Diabetes? Ini Penjelasannya
Seseorang disebut kena diabetes jika kadar gula darah seseorang pada saat puasa di atas 126 mg/dL dan dua jam sesudah makan di atas 200 mg/dL.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Tribunjogja.com - Diabetes merupakan penyakit yang masuk kategori silent killer yang banyak diderita orang.
Diabetes merupakan penyakit yang dipicu akibat naiknya kadar gula darah. Agar Anda waspada diabetes maka sebaiknya tahu berapa ukuran kadar gula darah normal dalam tubuh.
Berapa kadar gula darah jika seseorag dikatakan sebagai penderita diabetes?
International Diabetes Federation (IDF), American Diabetes Association (ADA), dan Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) sepakat bahwa diagnosis atas diabetes bisa ditegakkan jika kadar gula darah seseorang pada saat puasa di atas 126 mg/dL dan dua jam sesudah makan di atas 200 mg/dL.
Jika kadar gua darah puasa seseorang ada di antara 100-125 mg/dL, berarti orang tersebut mengalami keadaan glukosa puasa yang terganggu atau impaired fasting glucose (IFG).
Dalam keadaan seperti itu, langkah-langkah untuk mengontrol gula darah agar jangan sampai timbul komplikasi serius mesti segera dilakukan.
Ada juga keadaan ketika kadar gula darah seseorang tidak normal, tapi belum termasuk kriteria diagnosis untuk diabetes mellitus.
Baca juga: Daftar Buah Pantangan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes, Awas Bikin Gula Darah Naik!
Misalnya saja, kadar gula darah puasa di bawah 126 mg/dL tetapi dua jam sesudah makan kadar gula darahnya ada di antara 140-199 mg/dL.
Kondisi ini disebut toleransi glukosa terganggu (TGT) atau impaired glucose tolerance (IGT)..
Seseorang dengan TGT mempunyai risiko terkena diabetes mellitus tipe 2 jauh lebih besar dibanding orang biasa.
Baik penderita TGT maupun IFG bisa dibilang merupakan calon kuat pengidap diabetes mellitus. Keandaan ini disebut pre-diabetes.
Menjaga dalam tubuh penting dilakukan untuk mencegah terjadinya suatu penyakit seperti diabetes mellitus.
Namun, tahukah Anda yang harus dimiliki?
Sebenarnya berfluktuasi, naik turun sepanjang hari dan setiap saat, tergantung dengan asupan makanan dan aktivitas yang dilakukan masing-masing orang.
Apabila seseorang berpuasa semalaman, yang normal adalah 70-100 mg/dL.
Kadar gula darah ini kira-kira sama dengan satu sendok teh di dalam satu galon air putih.
Mencegah munculnya diabetes tersebut tentu berarti juga menunda terjadinya komplikasi-komplikasi penyakit yang berbahaya.
Baca juga: Waspadai Jika Kulit Kering, Sering Haus, Berat Badan Turun Bisa Jadi Anda Mengalami Gejala Diabetes
Berikut ini perbedaan kadar gula dalam kondisi normal, IFG, IGT, dan diabetes untuk dipahami:
1. Kadar gula normal
Puasa: < 100>Dua jam setelah makan: < 140>
2. Impaired fasting glucose (IFG)
Puasa: ≥ 100 mg/dL dan < 126>Dua jam setelah makan: < 140>
3. Impaired glucose tolerance (IGT)
Puasa: ≥ 126 mg/dL
Dua jam setelah makan: ≥ 140 mg/dL dan < 200>
4. Diabetes mellitus
Puasa: ≥ 126 mg/dL
Dua jam setelah makan: ≥ 200 mg/dL
Diabetes mellitus tipe 2 sendiri adalah penyakit menahun dan kronis.
Penyakit ini tidak bisa hilang, kecuali penderitanya benar-benar disiplin mengatur gaya hidup, menjaga makan dengan benar, dan menurunkan berat badan berlebih hingga batas normal.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pengukuran-kadar-gula-darah.jpg)