Uang Enam Koper Tenggelam di Sungai di Karawang

Enam koper berisi uang tersebut tenggelam setelah mobil pengangkut uang ATM mengalami kecelakaan dan tercebur ke dalam sungai.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
ISTIMEWA Mobil pengisi ATM yang bawa 6 koper uang tunai tercebur ke kali irigasi di Karawang hingga tenggela. Proses evakuasi tengah dilakukan petugas. 

TRIBUNJOGJA.COM, KARAWANG - Enam koper berisi uang tenggelam di Kali Irigasi Sungai Citarum, di Kampung Bakan Tambun, Desa Pucung, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang, Senin (27/6/2022).

Enam koper berisi uang tersebut tenggelam setelah mobil pengangkut uang ATM mengalami kecelakaan dan tercebur ke dalam sungai.

Beruntung, sopir dan pengawal berhasil menyelamatkan diri keluar dari mobil saat kendaraan yang ditumpangi perlahan tenggelam ke dasar sungai.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Dikutip dari Tribunnews.com, proses evakuasi terhadap mobil dan uang dalam enam koper tersebut melibatkan tim dari kepolisian dan BPBD Karawang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan personel dan satu unit perahu karet untuk proses pencarian mobil diterjunkan ke lokasi.

"Tadi dilakukan evakuasi kendaraannya oleh petugas penyelamat dari Kepolisian, juga ada dari BPBD Karawang," ujarnya.

Hingga berita ini dihimpun, evakuasi mobil masih dilakukan,

Sementara jumlah uang dan asal bank, ia tidak mengetahui pasti.

"Kayaknya buat ATM-ATM. Gak tahu ATM mana belum jelas," ucap Yasin.

Beruntung, kata Yasin, sopir dan petugas pengawal dari kepolisian berhasil selamat keluar mobil ketika kendaraan tercebur dan pelan-pelan tenggelam.

"Sopir dengan polisi satu orang selamat berhasil keluar dari mobil," ucapnya.

Damanhuri (50), warga Kampung Bakan Tambun, Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Ia menduga ukuran jembatan yang sempit dan kurangnya penerangan menjadi penyebab mobil tersebut tercebur ke irigasi.

Adapun di tempat itu kerap terjadi kecelakaan. (*)

 

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved