Rubrik Otomotif Gaspol 52: Karimun 'Kotak' Bersolek Jadi Makin Ciamik

Bermula dari "keisengannya" membeli Karimun GX berkelir oren lansiran 2005 sebagai project car untuk mengembangkan kanal Youtube otomotif

TRIBUNJOGJA.COM/ Hanif Suryo
Karimun 'Kotak' milik Bning Samudera Hakim. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bermula dari "keisengannya" membeli Karimun GX berkelir oren lansiran 2005 sebagai project car untuk mengembangkan kanal Youtube otomotif pribadinya pada 2016 silam, Bning Samudera Hakim kini telah menghasilkan pundi-pundi rupiah dari konten yang ia buat.

Ada sejumlah pertimbangan Bning memutuskan menjadikan mobil pabrikan Suzuki yang dikenal sebagai Karimun 'Kotak' ini, mulai dari bentuk bodynya yang unik, fleksibel dimodifikasi, hingga membangkitkan memori masa kecilnya bersama kendaraan milik orang tuanya.

Sekadar informasi, Suzuki Karimun 'Kotak' ini merupakan pelopor city car di Indonesia. Karimun Kotak meluncur di Indonesia pada akhir 1990-an, ketika belum banyak produsen yang menghadirkan mobil berukuran kecil.

Baca juga: Telkomsel dan IAIN Kudus Jalin Kerjasama, Mulai Program Magang, Beasiswa, Dan Branding

Akan tetapi semenjak awal 2000-an mulai banyak yang jadi pesaing Karimun Kotak. Walau demikian mobil ini tetap jadi pilihan konsumen, bahkan dengan usia yang hampir 20 tahun, harga bekasnya cenderung bertahan di pasaran.

"Lantaran saya memiliki kanal Youtube otomotif pribadi yakni Samudera Hakim (www.youtube.com/user/bningdrft), lantas terbesit keinginan untuk memiliki sebuah project car sebagaimana konten kreator otomotif lainnya," kata Bning kepada Gaspol 52 Tribun Jogja beberapa waktu lalu.

"Nah kebetulan saat saya masih kecil, orang tua juga pernah punya Karimun DX tahun 2003. Hingga pada 2016 lalu saya memutuskan membeli Karimun Kotak lagi, sebab menurut saya bentuknya unik, Japanese Domestic Market (JDM) banget, dimodifikasi pun fleksibel. Selain itu di Jepang pun ada, sehingga spare partnya pun melimpah walaupun harganya relatif lebih mahal," lanjut Bning, yang juga merupakan satu di antara founder komunitas car enthusiast Jogjamorningrun.

"Untuk tahun 2022, Karimun Kotak ini menurut saya masih enak dikendarai, cukup nyaman, meski secara fitur mungkin kalah dibandingkan mobil-mobil baru. Secara keseluruhan saya rasa masih worth it, walau secara usia memang butuh pergantian beberapa part," tambahnya.

Mendapat Karimun Kotak ini dalam kondisi orisinil, Bning menerapkan sejumlah konsep modifikasi pada mobil kesayangannya ini. Apabila sebelumnya ia mengaplikasikan modifikasi OEM look dengan mengaplikasikan velg kaleng dan roofrack, teranyar Bning mengusung konsep modifikasi ala racing JDM.

Adapun sejumlah ubahan yang dilakukan Bning pada Karimun Kotak miliknya ialah mengganti velg menggunakan Enkei Spoke F ring 13, side skirt Honda Jazz GD3 yang dikustom, menambahkan spoiler, parking sensor dan parking camera.

"Karena di Indonesia part modifikasi untuk Karimun racing itu jarang ditemui, jadi kendalanya ialah susah dicari. Itu saya siasati dengan kustom-kustom part," jelas Bning.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved