Polda DIY Gelar Sunatan Massal di RS Bhayangkara
Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar menghadiri pelaksanaan khitanan massal, operasi bibir sumbing, dan vaksinasi gratis.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar menghadiri pelaksanaan khitanan massal, operasi bibir sumbing, dan vaksinasi gratis yang digelar Polda DIY di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Polda DIY, Kalasan Sleman, Jumat (17/6/2022).
Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto kepada pewarta menyampaikan bahwa beberapa agenda kegiatan digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76.
Pelaksanaan bakti sosial Polri tersebut juga digelar serentak seluruh Indonesia dengan dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dipusatkan dari titik nol Ibukota Negara (IKN) Kalimantan Timur.
Selain Kapolda DIY, turut hadir memantau bakti kesehatan tersebut Ketua Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) DIY drg. Agus Mulato. Sp.BM (K), Dosen Pathologi Klinik Universitas Islam Indonesia dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK(K), Wakapolda DIY Brigjen R. Slamet Santoso, serta Irwasda Kombes Agus Rohmat dan para peserta bakti kesehatan bibir sumbing dan khitanan massal.
Kabid Dokkes Polda DIY Kombes Pol. dr. Is Arifin, Sp.B., kepada para pewarta mengatakan bahwa 17 Juni merupakan Puncak Bhakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76. Dimana itu dilaksanakan secara serentak dengan dipusatkan di IKN titik nol.
"Untuk Polda DIY sendiri dalam Bakti Kesehatan Bhayangkara ini dimulai tanggal 1 berakhir hingga 30 Juni yaitu vaksinasi massal dan donor darah yang dilaksanakan secara serentak di Polda dan di Polres-Polres pada tanggal 7 Juni dengan target untuk Polda DIY 1.550 peserta terpenuhi," jelasnya.
Kabid Dokkes menambahkan, kegiatan yang lain dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 yaitu penyuluhan kesehatan, dan pemeriksaan kesehatan yang dipusatkan di Sleman City Hall. Operasi bibir sumbing dengan sasaran 10 anak bibir sumbing dan celah langit.
"Kemudian hari ini dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara kita melaksanakan sunatan massal dengan sasaran 50 anak. Kemudian vaksinasi sendiri itu dari secara nasional kita ditargetkan untuk dosis II itu mencapai di atas 70 persen. Kemudian dosis III 30%. Alhamdulillah untuk wilayah DIY itu sudah terlampaui semua (targetnya)," katanya.
Sementara itu, ibu Alfia Yudahani yang merupakan orang tua dari Kirana Anwar yang masih berusia 4 bulan yang anaknya merupakan penderita bibir sumbing mengucapkan terimakasih dan turut merasa senang atas program atau operasi bibir sumbing yang diadakan pada hari Bhayangkara ke-76 ini.
"Putri kami (Kirana) sangat beruntung mendapatkan fasilitas ini (operasi bibir sumbing). Harapannya agar ke depan tetap ada program operasi bibir sumbing. Agar teman-teman Kirana yang lain juga bisa beruntung untuk mendapatkan operasi bibir sumbing gratis ini. Semoga Rumah Sakit Bhayangkara semakin maju dan Polri semakin sukses," harapnya.
Ibu Alfia menuturkan bahwa dirinya sangat beruntung dan mengucapkan terima kasih kepada Rumah Sakit Bhayangkara karena biaya perawatan rumah sakit tidak dipungut biaya.
"Meskipun gratis tetapi kita sangat difasilitasi dari segi logistik kesehatan untuk Kirana dan segala macam. Terus ruangannya juga bersih. Selama ini kami puas banget sama pelayanan Rumah Sakit Bhayangkara," tandasnya. (rls)