Berita Bencana Alam
Hujan Disertai Angin Kencang Melanda Sleman, Pohon Tumbang Timpa Rumah hingga Tiang Listrik Patah
Akibat guyuran hujan deras dan angin kencang tersebut, sejumlah pohon tumbang yang sebagian dilaporkan menimpa rumah warga.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sleman, pada Kamis (16/6/2022) sore.
Akibat guyuran hujan deras dan angin kencang tersebut, sejumlah pohon tumbang yang sebagian dilaporkan menimpa rumah warga.
Selain itu, ada pula tiang listrik yang patah setelah diterjang angin kencang di wilayah Sleman.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, menyebutkan dampak kerusakan akibat hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Sleman, dilaporkan hingga pukul 18.00 WIB, mengakibatkan empat pohon di Kapanewon Seyegan tumbang.
Antara lain di Margoagung, tepatnya di Krapyak VII RT 1 RW 20, pohon rambutan diameter 40 centimeter tumbang menimpa pagar rumah.
"Di Terwilen Margodadi, pohon sengon diameter 40 cm tumbang menimpa jaringan PLN mengakibatkan tiga batang tiang listrik patah. Terkondisi," terang dia.
Selanjutnya di dusun Kasuran Wetan, Kalurahan Margomulyo, tepatnya di RT 2 RW 19 Margomulyo, sebuah pohon rambutan diameter 40 cm tumbang menimpa rumah.
Kerusakan pada bagian atap dan tembok. Saat ini sudah terkondisi.
Lalu di Sompokan, Kalurahan Margomulyo, sebuah pohon rambutan tumbang menimpa rumah.
"Kerusakan pada atap. Terkondisi," kata Makwan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sejumlah unsur terlibat dalam proses evakuasi pohon tumbang.
Di antaranya, JKM, Seyegan Rescue, Bagana, Destana, PLN, SKB, GRM, Parelno dan TRC BPBD Kabupaten Sleman.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menambahkan, selain di Seyegan, dampak angin hujan disertai angin kencang juga terjadi di Nambongan, Caturharjo, Kabupaten Sleman.
Sebuah pohon mahoni berdiameter 35 centimeter patah.
"Pohon Mahoni dilaporkan patah sekira pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa. Sudah terkondisi," terang dia.(*)