90 Desainer Akan Terlibat dalam Gelaran Jogja Fashion Week 2022
Jogja Fashion Week telah berjalan selama 16 kali dengan mewujudkan paradigma Yogyakarta sebagai pusat etnik.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA,SLEMAN - Pada 2006, Jogja Fashion Week (JFW) lahir sebagai jawaban dari kegelisahan atas produk tradisi bangsa yang tergerus era globalisasi.
Project Director JFW 2022, Afif Syakur, mengatakan JFW telah berjalan selama 16 kali dengan mewujudkan paradigma Yogyakarta sebagai pusat etnik.
"Banyak masyarakat dari luar Yogyakarta yang singgah dan menginspirasi lewat Yogyakarta. Dan, setiap tahun kami selalu mengadakan Jogja Fashion week yang bertajuk bahwa bagaimana mengangkat unsur lokal itu menjadi nasional maupun internasional," kata Afif kepada wartawan saat Launching Grebeg UMKM DIY, di Sleman City Hall, Minggu (12/6/2022) siang.
Tren yang ditampilkan dalam JFW menjadi tren kekinian. Adanya tampilan etnik lokal yang kini sudah tampil dengan spektakuler ialah berdasarkan basic lokal.
Namun, dikatakannya, berdasarkan kreatifitas teman-teman desainer, gelaran itu mampu menyuguhkan tampilan lebih kreatif dan tidak kalah dari yang lain.
Event bertajuk Jogja Fashion Week itupun menjadikannya lebih jeli terhadap nilai sebuah fashion.
Creative Director JFW 2022 , Phillip Iswardono, menjelaskan JFW 2022 memiliki tema "Panca Kartika."
Panca Kartika sendiri ialah lima jenama lokal berbasis wastra nusantara, dengan keunggulan yang diambil dari lima destinasi Super Prioritas.
"Pemerintah khususnya, program Presiden Jowo Widodo untuk memberending lima destinasi wisata menjadi tolak ukur perekonomian Indonesia. Sehingga, dengan adanya industri kreatif yang memang mendukung perekonomian itu diharapkan kain-kain yang ada di lima desinasi wisata unggulan tersebut menjadi tolak ukur bagi para kreator busana atau fashion desainer," terang Phillip.
Sekadar informasi, pada pertengahan pandemi Covid-19, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Badan Paiwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf atau Baparekraf) berfokus dalam mengembangkan lima destinasi Super Prioritas di Indonesia yakni Borobudur, Likupang, Mandalika, Danau Toba, dan Labuan Bajo.
Di mana, berdasarkan pengelolaan yang lebih fokus itu, diharapkan kualitas kunjungan wisatawan baik domestik maupun internasional dapat lebih lama tinggal di Indonesia.
Sehingga, secara tidak langsung, hal tersebut dapat memeberikan dampak baik bagi produk-produk ekonomi kreatif di lima destinasi Super Prioritas, satu di antaranya adalah sektor fashion.
Maka dari itu, Phillip menyebut adanya sentuhan dan gaya yang lebih kontemporer dalam JFW "Panca Kartika" dapat mempermudah memasarkan produk-produk lokal tersebut.
Pihaknya menargetkan 90 desainer dari berbagai daerah yang terbagi menjadi tiga hari. setiap harinya, akan ada 2 sesi show utama.
Dikatakannya, JFW Trend Fashion 2022 "Panca Kartika" akan diselenggarakan di Kamala Grand Ballroom Sleman City Hall pada 19-21 Agustus 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Peragaan-busana-saat-Launching-Jogja-Fashion-Week-2022.jpg)