Perkuat Entrepreneur Santri Lewat Santripreneur Camp, KH Beny Susanto : Terima Kasih Bupati Bantul
sejumlah santri Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan turut aktif bersama ratusan santri se-DIY dan belajar softskill menjadi wirausaha kreatif
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Wakil Katib Syuriah PWNU DIY (bidang ekonomi dan pembangunan) KH. Beny Susanto (Pengasuh Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bantul H. Drs. Abdul Halim Muslih atas perhatian dan dukungan dalam program santripreneur camp yang dilaksanakan mulai 10-12 Juni 2022, di Kebun Buah Mangunan Dlingo Bantul.
Dalam kegiatan ini, sejumlah santri Ponpes Sunan Kalijaga Gesikan turut aktif bersama ratusan santri se-DIY dan belajar softskill menjadi wirausaha kreatif, inovatif, ulet dan tangguh di era digital.
Menurut KH Beny, kegiatan santripreneur camp ini merupakan ikhtiar untuk membangun kesejahteraan bangsa dan negara, dengan mempersiapkan tunas-tunas pembangunan bidang ekonomi.
Pemkab Bantul menurut KH Beny memberikan sumbangsih yang cukup besar untuk mencetak generasi muda menjadi seorang entrepreneur melalui kegiatan camp yang sudah berjalan selama dua kali.
" Kegiatan santripreneur camp ini sudah dua kali digelar, Pemkab Bantul pun memberikan dukungan terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan pada Maret dan Juni ini,"jelasnya.
Menurut KH Beny, tingkat pertumbuhan ekonomi Bantul terus mengalami kenaikan, pada 2020 akibat dampak pandemi covid-19 pertumbuhan menjadi -1,66 % sementara pada 2021 rebound sebesar 4,97 %.
Bantul yang telah disoft launching menjadi jejaring kota kreatif dunia (Unesco Creative City-UCCN) dipastikan membutuhkan road map yang jelas, antara lain penyiapan para tunas wirausaha muda, pelaku UMKM dan berbagai stakeholder terkait.
" Capaian progresif ini tentu jangan sampai berbalik mundur, dengan demikian keterlibatan para santri dalam santripreneur camp merupakan mata rantai yang tidak terpisahkan,"urainya.
" Menjadi calon wirausaha tangguh merupakan kemuliaan, ikhtiar mencapai rahmat dan berkat Tuhan Yang Maha Esa untuk membangun kesejahteraan. Santripreneur camp akan menjaukan anak-anak bangsa dari godaan kejahatan klitih, korupsi, sparatis dan teroris bukan?,"pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kegiatan-Santripreneur-di-Kebun-Buah-Mangunan.jpg)