Serie A
AC MILAN: Saat Sven Botman Berharap Kejelasan soal Transfernya ke Rossoneri
Menurut pemain Belanda itu, Rossoneri masih berusaha untuk menyelesaikan kesepakatan dan mengontraknya dari Lille.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Sven Botman membuat pengakuan tentang transfernya ke AC Milan.
Menurut pemain Belanda itu, AC Milan masih berusaha untuk menyelesaikan kesepakatan dan mengontraknya dari Lille.
Bek tengah Belanda berusia 22 tahun telah dikaitkan dengan Rossoneri selama berbulan-bulan sekarang dan sepertinya mereka akhirnya hampir mencapai kesepakatan, dengan pemain menjadi target utama Milan untuk memperkuat pertahanan mereka.
Berbicara kepada ESPN.nl dari kamp pelatihan tim nasional Belanda, Botman memberikan pembaruan mengenai kemungkinan kepindahannya ke Milan.
“Kami sedang mengerjakannya (Transfer Sven Botman ke AC Milan),” katanya dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.
“Sulit bagi saya untuk menjauh dari hal-hal saat ini, saya mendengar sesuatu tentang situasi ini hampir setiap hari.
“Segalanya berkembang dan saya berharap akan ada lebih banyak kejelasan sebelum kamp pelatihan pra-musim dimulai.”
Botman yang berusia 22 tahun memiliki kampanye yang layak untuk Lille di musim kompetisi mereka menyusul kesuksesan Ligue 1 mereka, membuat 32 penampilan di semua kompetisi.
Dia dianggap sangat cocok untuk skuad Stefano Pioli di Milan, bagus dengan bola di kakinya dan memiliki posisi bertahan yang kuat.
Kemungkinan bek Belanda itu akan menelan biaya sekitar €25-30 juta dan akan ditawari kontrak senilai sekitar €3 juta bersih per musim.
Keunggulan & Kelemahan Sven Botman
Keunggulan
Bek tengah tradisional:
Botman, tidak seperti bek modern, lebih suka bermain aman dengan umpan pendek ke bek sayap sayapnya atau gelandang cadangan untuk mengalirkan bola dari pertahanan untuk memulai serangan.
Dia kadang-kadang membuat operan bola dari atas ke penyerang setiap kali lawan menekan tinggi tetapi kemudian dia bisa tidak konsisten dan tidak akurat dengan itu, oleh karena itu tidak dianggap sebagai senjata areanya.
Sebaliknya, pemain berusia 21 tahun itu lebih merupakan bek tradisional yang nyaman menggiring bola dengan kaki kiri favoritnya dan membawanya ke depan, dan dia tidak menahan bola lebih dari yang dibutuhkan untuk menghindari bahaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sven-Botman-vs-Wout-Weghorst-di-Liga-Champions-VfL-Wolfsburg-vs-Lille.jpg)