Tips Sehat

Waspada Diabetes: Jangan Malas Gerak, 5 Kegiatan Ini Wajib agar Terhindar dari Risiko Penyakit Lain

Berikut kegiatan dan pola hidup yang wajib dilakukan penderita diabetes tipe 2 agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya:

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
grid.id
Ilustrasi : diabetes 

TRIBUNJOGJA.COM - Diabetes tipe 2 harus diwaspadai, karena si penderita memiliki risiko tinggi terserang penyaki lain seperti hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Agar terhindar dari risiko penyakit lain, setidaknya ada lima hal dan kegiatan harian yang wajib dilakukan. 

Ilustrasi : Diabetes
Ilustrasi : Diabetes (Kompas.com)

Berikut kegiatan dan pola hidup yang wajib dilakukan penderita diabetes tipe 2 agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya:

Baca juga: Waspada Hipertensi, Simak Sederet Tips Sehat Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSND Undip

1. Fokus pada diri sendiri

Setiap orang tidak bisa diperlakukan sama, apalagi jika mereka harus mendapat penanganan karena mengidap diabetes tipe 2.

Makanya, penderita penyakit itu sebaiknya fokus pada diri sendiri lantaran semua saran yang diberikan orang lain atau sesama penderita belum tentu efektif.

Ingatlah bahwa masing-masing orang memiliki gaya hidup, pola makan, rutinitas yang berbeda-beda.

Ketimbang mendengarkan saran yang didasarkan pada "katanya..." lebih baik konsultasikan dengan dokter.

Mereka dapat memberikan saran berbasis sains yang tepat dan membantu penderita diabetes menemukan solusi yang sesuai dengan dirinya.

2. Ubah pola makan

Penderita diabetes tipe 2 perlu membiasakan pola makan yang sehat dan berkelanjutan untuk menurunkan berat badan dan menangani penyakitnya.

Beberapa jenis diet mungkin dapat dicoba untuk menemukan pola malan yang sehat dan berat badan yang ideal.

Penderita sebaiknya juga berkonsultasi dengan ahli diet untuk membantu mengatur asupan makanan yang berimbang, terutama rendah karbohidrat.

Hal itu penting karena karbohidrat adalah jenis makanan yang dapat mempengaruhi gula darah.

Karbohidrat dapat dijumpai dalam buah, susu, yogurt, roti, pasta, nasi, kacang-kacangan, kentang, kacang polong, dan jagung.

Selain itu, makanan yang bercita rasa manis seperti kue, permen, dan es krim sebaiknya dipertimbangkan sebelum memakannya.

Penderita diabetes tipe 2 harus ingat bahwa penyakitnya tidak melarang mereka untuk makan karbohidrat.

Melainkan mereka harus memilih jenis karbohidrat yang tepat dalam jumlah yang tepat.

Agar penderita diabetes tipe 2 merasa terbantu ketika menjaga asupan makannya, panduan berikut ini dapat disimak

1/2 dari piring terdiri dari sayuran tanpa pati, seperti salad, brokoli, bayam, dan asparagus.

1/4 dari piring terdiri dari protein tanpa lemak, seperti daging putih ayam, ikan, daging sapi tanpa lemak.

1/4 dari piring terdiri dari karbohidrat kompleks, seperti ubi jalar, kacang-kacangan, nasi merah, oatmeal, pisang.

3. Jangan malas bergerak

Selain membuat pergerakan otot dan sendi menjadi leluasa, banyak bergerak dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Jadi, penderita diabetes tipe 2 sebaiknya banyak bergerak dalam rutimitas sehari-hari dan tidak perlu pergi ke gym.

Karena semakin banyak bergerak, hal ini baik bagi metabolisme dan tubuh mampu membakar kalori.

Lebih bagi lagi apabila mereka rajin berolahraga untuk memanfaatkan insulin untuk membawa glukosa ke dalam sel sebagai energi dan menurunkan gula darah.

Penderita diabetes tipe 2 yang ingin membiasakan berolahraga dapat menjadikan jadwal sehari-hari.

Selain itu, mereka juga disarankan berolahraga selama 150 menit dalam seminggu. Ini harus meliputi latihan aerobik, resistensi, dan fleksibilitas.

4. Berusaha menurunkan berat badan

Salah satu penyebab mengapa orang-orang mengidap diabetes tipe 2 karena mereka kelebihan berat badan.

Faktor itu menyebabkan tubuh tidak dapat memindahkan glukosa dari darah ke sel untuk digunakan sebagai energi.

Alasannya adalah sel yang seharusnya menerima glukosa malah menjadi resisten alias kebal terhadap insulin.

Ada pun, insulin adalah hormon yang memungkinkan gula masuk ke dalam sel.

Penderita diabetes tipe 2 dapat membantu mengurangi gula darahnya dengan menurunkan sekitar 5-10 persen dari berat badannya.

5. Cek gula darah

Penderita diabetes tipe 2 sebaiknya melakukan tes gula darah untuk motivasi mereka mengubah pola makan dan bergerak.

Cobalah mengecek gula darah beberapa kali per minggu untuk menyesuaikan asupan karbohidrat dan meningkatkan aktivitas fisik.

Sebagaimana diketahui bahwa diabetes tipe 2 adalah kondisi yang menyebabkan kadar gula (glukosa) dalam darah melonjak terlalu tinggi.

Tanda-tanda seseorang mengidap penyakit itu, yakni munculnya rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, dan kelelahan.

Penyakit satu ini wajib diwaspadai karena dapat menyerang segala usia, mulai dari muda hingga lansia, baik pria maupun wanita.

Di sisi lain, diabetes tipe 2 juga meningkatkan risiko penderitanya terkena hipertensi, penyakit jantung, termasuk stroke.

(*/kompas.com )

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved