PSS Sleman

PSS Sleman Tak Masalah Tanpa Pemain Asing di Turnamen Pramusim 2022

Pelatih PSS Sleman , Seto Nurdiantoro mengatakan timnya tidak masalah tanpa pemain asing bertanding di ajang Turnamen Pramusim 2022.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman , Seto Nurdiantoro mengatakan timnya tidak masalah tanpa pemain asing bertanding di ajang Turnamen Pramusim 2022.

Pasalnya sampai saat ini baru satu dari kuota empat pemain asing yang baru bergabung latihan bersama tim.

Sedangkan mepetnya persiapan dan jadwal kick off pramusim yang akan digelar tanggal 11 Juni 2022 besok, menjadi alasan Seto ingin lebih dulu menggunakan ajang tersebut sebagai evaluasi hasil latihan hampir dua bulan ini jelang Liga 1 2022 .

"Walaupun begitu kita tetap harapkan pemain asing bisa cepat bergabung, tapi turnamen pramusim ini untuk evaluasi seperti pertandingan uji coba melawan Bali United, Sabtu (4/6/2022) ini. Saya tekankan turnamen pramusim ini untuk evaluasi fisik, mentalitas, teknik, dan taktik. Tanpa pemain asing juga tak masalah, ya mudah-mudahan kami tidak terasing," kata Seto.

Baca juga: Teka-teki Sosok Pemain Asing Baru PSS Sleman, Benarkan dari Lebanon? Ini Jawaban Andywardhana Putra

Pada ajang Pramusim 2022, PSS Sleman akan berhadapan dengan empat tim di Grup A.

Antara lain Persis Solo, Persita Tangerang, Dewa United, dan PSIS Semarang.

Kelima tim itu akan saling berhadapan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

Pelatih asal Kalasan itu melanjutkan, sebetulnya kebutuhan pemain dalam tim masih cukup banyak.

Melihat dari evaluasi uji coba melawan Bali United, lini tengah Super Elang Jawa masih belum kuat, begitu pula dengan lini depan.

"Saya pikir pemain yang siap saat ini baru sebanyak 14 pemain, untuk itu kita masih cari-cari lagi yang bisa mengisi kekurangan itu. Ya harapannya bisa segera ada pemain yang muncul. Kalau saat ini dengan pemain asing tentunya akan ada kendala adaptasi juga," tukas eks pelatih PSIM Yogyakarta ini.

"Untuk keperluannya berapa, sepertinya cukup banyak. Nanti kita lihat perkembangan ke depannya," sambung ia.

Selain itu dari yang ia amati sampai saat ini, kondisi fisik pemain jadi salah satu alasan utama perlunya evaluasi dan perbaikan lebih lanjut.

Saat melawan Bali United dalam laga uji coba Seto mengakui anak asuhnya kedodoran saat masuk babak kedua.

"Saya kira untuk saat ini kendala ada di soal fisik, di babak pertama cukup bagus, di babak kedua ada penurunan, karena mungkin di babak pertama iramanya cukup cepat, dan menguras banyak tenaga, nah ini harus diperbaiki," cetusnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved