Pernyataan Ridwan Kamil atas Kepergian Eril : Kami Melepas dan Mengikhlaskan Sepenuh Hati

Melalui berbagai pertimbangan, pihak keluarga Ridwan Kamil pun ikhlas dan meyakini Eril meninggal dunia karena tenggelam.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
kemlu.go.id/bern
Ridwan Kamil memimpin shalat ghaib untuk putranya, Emmeril Kahn Mumtadz 

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan telah ikhlas sepenuh hati atas berpulangnya sang putra, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril).

Setelah sepekan pencarian, putra sulung Ridwan Kamil ini belum juga ditemukan.

Namun, hingga kini upaya pencarian Eril di Sungai Aare, Bern, Swiss masih dilakukan.

Melalui berbagai pertimbangan, pihak keluarga pun ikhlas dan meyakini Eril meninggal dunia karena tenggelam.

"Dengan ini kami secara resmi melepas dan mengikhlaskan sepenuh hati atas berpulangnya anak kami tercinta ananda Emmeril Kahn Mumtadz."

"Mohon dimaafkan, jika semasa hidupnya ada kekhilafan dan kesalahan," kutipan unggahan Ridwan Kamil, dikutip Tribunnews.com dari akun Ig @ridwankamil, Sabtu (4/6/2022).

Baca juga: Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun: Eril Anak Ridwan Kamil Dinyatakan Meninggal Dunia

Baca juga: SALAM Perpisahan Atalia untuk Eril di Sungai Aare: Doa Terbaik Mamah di Setiap Helaan Napas

Setibanya di tanah air, Ridwan Kamil dan sang istri, Atalia Praratya akan menggelar pengajian mulai Sabtu siang, tepatnya setelah waktu shalat Dzuhur.

Kemudian, pengajian juga dilakukan setelah waktu shalat Ashar.

"Kami sekeluarga sudah kembali ke tanah air dan akan melaksanakan doa bersama bada zuhur dan bada ashar, besok Sabtu bagi yang berkenan di kediaman Gedung Pakuan Bandung," lanjutnya.

Dalam unggahannya, Ridwan Kamil juga menegaskan pencarian jasad Eril akan terus dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Ridwan Kamil dan keluarga melepas kepergian Eril di Sungai Aare sebelum kembali ke Indonesia Kamis (2/5/2022) pagi.
Ridwan Kamil dan keluarga melepas kepergian Eril di Sungai Aare sebelum kembali ke Indonesia Kamis (2/5/2022) pagi. (dok.istimewa)

Dikutip dari TribunJabar.id, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya telah tiba di Gedung Pakuan, Bandung pada Jumat (3/6/2022) malam.

Ridwan Kamil dan Atalia terbang dari Swiss pada Kamis (2/6/2022) waktu setempat.

Kemudian, mereka mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (3/6/2022) sore, lalu ke Bandung menggunakan jalur darat.

Setelah sampai di Gedung Pakuan, Ridwan dan sang istri langsung menuju bagian dalam kompleks Gedung Pakuan yang merupakan rumah dinas Gubernur Jabar.

Mereka disambut oleh pihak keluarga yang menunggu, lalu masuk ke arah masjid kompleks gedung tersebut.

Tak sempat menyapa awak media, Kakak Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat untuk sementara waktu diberikan ruang waktu dan ruang privasi bagi Ridwan Kamil dan Atalia.

Dimaksudkan, agar keduanya dapat berkumpul dengan keluarga inti untuk saling menguatkan.

Nama Emmeril Khan Mumtadz atau Eril di sisi Sungai Aare, Bern, Swiss. Tanggal meninggal Eril tercatat saat dia pertama kali dilaporkan hilang di Sungai Aare, Kamis (26/5/2022).
Nama Emmeril Khan Mumtadz atau Eril di sisi Sungai Aare, Bern, Swiss. Tanggal meninggal Eril tercatat saat dia pertama kali dilaporkan hilang di Sungai Aare, Kamis (26/5/2022). (dok.istimewa)

Berikut pernyataan lengkap Ridwan Kamil, yang disampaikan melalui akun resmi instagram miliknya :

Wahai Sungai Aare,

Sebagai sesama mahluk Allah SWT, aku titipkan jasad anak kami kepadamu.

Sudah kukumandangkan adzan terbaikku di tepi batasmu..
Bahagiakan dia dalam keindahanmu.
Selimuti dia dalam kehangatanmu.
Lindungi dia dalam kemegahanmu.
Sucikan dia dalam kejernihanmu.
Jadikan doa-doa kami menjadi cahaya penerang jasad syahidnya di dasarmu.

Engkau sudah ditakdirkan sebagai tempat terindah dan terbaik baginya untuk bertemu dengan pemilik dan pelindung sejatinya, Allah SWT.

Berjanjilah padaku, wahai Sungai Aare.

***

Innalilahi wainna illaihi rajiun,

Dengan ini kami secara resmi melepas dan mengikhlaskan sepenuh hati atas berpulangnya anak kami tercinta ananda Emmeril Kahn Mumtadz.

Mohon dimaafkan, jika semasa hidupnya ada kekhilafan dan kesalahan.

Kami sekeluarga sudah kembali ke tanah air dan akan melaksanakan doa bersama bada zuhur dan bada ashar, besok Sabtu bagi yang berkenan di kediaman Gedung Pakuan Bandung.

Hatur nuhun.

*pencarian jasad Eril akan terus dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

( tribunnews/ tribunjabar )

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved