Haryadi Suyuti Ditangkap KPK

OTT KPK di Jogja, Penampakan Udara Lahan Calon Apartemen Setinggi 40 Meter

Uang pelicin perizinan pembangunan apartemen terbukti mengalir ke Haryadi Suyuti untuk memuluskan pembangunan apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Lokasi rencana pembangunan apartemen bernama Royal Kedhaton itu berlokasi di Jalan Kemetiran Lor, kawasan Malioboro, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta. 

Tribunjoja.com Yogyakarta - Uang pelicin perizinan pembangunan apartemen terbukti mengalir ke Haryadi Suyuti untuk memuluskan pembangunan apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta .

Uang itu berasal dari vice president PT Summarcone Agung Oon Nusihono kepada Haryadi Suyuti dan Kepala Dinas Perizinan PTSP Kota Yogyakarta Nur Widhihartana dan Ajudan Haryadi Suyuti yakni Triyanto Budi Yuwono.

Mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat hendak ditahan KPK, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/6/2022)
Mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat hendak ditahan KPK, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/6/2022) (Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama)

KPK mengungkapkan rencana pembangunan apartemen bernama Royal Kedhaton itu berlokasi di Jalan Kemetiran Lor, kawasan Malioboro, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Berdasarkan pantauan Tribunjogja.com, lahan yang rencananya akan dibangun adalah tanah hook yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari kawasan Malioboro.

Papan penanda pemilik dari lahan itu sudah lapuk dan tulisannya nyaris tidak terlihat. Lahan itu juga telah dijadikan tempat parkir wisatawan oleh warga sekitar.

Berdasarkan sumber yang didapat Tribunjogja.com, luas lahan yang rencananya dijadikan apartemen itu sekitar 5.979 meter persegi.

Lahan kosong calon apartemen dibangun di Jalan Kemetiran Lor, kawasan Malioboro, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta.
Lahan kosong calon apartemen dibangun di Jalan Kemetiran Lor, kawasan Malioboro, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta. (IST)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengungkapkan kronologi operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap pengurusan izin di daerah Yogyakarta.

KPK mengamankan uang dalam pecahan mata uang asing dollar Amerika sebesar 27.258 US Dollar

Dari sepuluh orang yang diamankan ada empat orang ditetapkan sebagai tersangka, mereka antara lain :

1. Pemberi

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved