Jangan Lupa Berdoa di Hari Jumat Setelah Ashar, Waktu Mustajab untuk Memanjatkan Doa

Di Hari Jumat, Allah SWT memberi satu waktu utama untuk memanjatkan doa kepada-Nya. Di mana berdoa pada waktu itu adalah waktuu yang mustajab.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Joko Widiyarso
freepik
Ilustrasi berdoa 

Tribunjogja.com - Hari Jumat merupakan hari yang mulia dan penuh kerberkahan bagi umat Muslim.

Di Hari Jumat, Allah SWT memberi satu waktu utama untuk memanjatkan doa kepada-Nya.

Di mana berdoa pada waktu itu adalah waktu yang mustajab.

Hal tersebut, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam,

يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ

‘Pada hari Jumat terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’[HR. Abu Dawud].

Baca juga: Doa yang Dibaca Rasulullah SAW Setiap Hari Jumat, Lengkap Arab Latin dan Artinya

Iman Ahmad rahimahullah menjelaskan bahwa waktu mustajab itu adalah ba’da ashar, beliau berkata,

قال الإمام أحمد : أكثر الأحاديث في الساعة التي تُرجى فيها إجابة الدعوة : أنها بعد صلاة العصر ، وتُرجى بعد زوال الشمس . ونقله عنه الترمذي

“Kebanyakan hadits mengenai waktu yang diharapkan terkabulnya doa adalah ba’da ashar dan setelah matahari bergeser (waktu shalat jumat).” 

Ibnul Qayyim berkata,

وهذه الساعة هي آخر ساعة بعد العصر، يُعَظِّمُها جميع أهل الملل

“Waktu ini ini adalah akhir waktu ashar dan diagungkan oleh semua orang yang beragama” [Zadul Ma’ad 1/384]

Baca juga: 9 Amalan Sunah untuk Mendapat Berkah dan Rahmat di Hari Jumat

Dikutip dari Muslim.or.id, bagi yang menginginkan mencari waktu mustajab setelah Ashar hari jumat, ada beberapa cara:

1. Tetap tinggal di masjid setelah shalat ashar, tidak keluar dari masjid dan berdoa. Ditekankan ketika akhir waktu ahsar (menjelang magrib), ini adalah kedudukan tertinggi.
 
Said bin Jubair jika shalat ashar tidaklah berbicara dengan seorang pun sampai tenggelam matahari.
 
2. Ia berangkat ke masjid menjelang magrib kemudian shalat tahiyatul masjid, berdoa sampai akhir waktu ashar ini adalah kedudukan pertengahan.
 
3. Ia duduk ditempatnya –rumah atau yang lain- berdoa kepada Rabb-nya sampai akhir waktu ashar. Ini adalah kedudukan terendah. 

Baca juga: 11 Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved