PSS Sleman
Penyerang Legendaris yang Pernah Berseragam PSS Sleman, Boaz Solossa Masuk Daftar
Bergabungnya Boaz Solossa ke PSS Sleman menambah panjang daftar penyerang top Indonesia, yang pernah membela Super Elang Jawa.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Iwan Al Khasni
Bersama Laskar Sembada, Kurniawan menjalani satu musimnya di PSS dengan cukup apik, mencetak 11 gol dari 16 penampilannya.
• Boaz Solossa Berbagi Ilmu dan Pengalaman ke Pemain Muda
Rochi Putiray
Rochy Melkiano Putiray (lahir 26 Juni 1970) adalah mantan pemain sepak bola Indonesia dengan posisi striker. Rocky Putiray mengawali karier profesional di Arseto Solo, ia mudah dikenali dengan gaya rambutnya yang unik, kerap kali mengecat rambutnya dengan berbagai warna, kadang menggunakan sepatu dan kaos kaki yang berbeda.
Salah satu pemain Indonesia yang sukses di liga asing ini, pertama kali mencoba peruntungannya dengan bermain di liga Hongkong, bersama Instant Dict, pada tahun 2001. Bermain dalam 15 pertandingan, Rocky sukses mencetak 20 gol.
Pada tahun 2002 – 2004, Rocky pindah ke Kitchee SC. Selama 2 tahun disana, dia sukses menjadi andalan dengan 41 gol dari 20 pertandingan. Kemudian pada 2004 – 2005, Rocky bergabung dengan South China AA. Dari 25 pertandingan, Rocky sukses menjebloskan 15 gol.
Saat laga uji coba melawan klub raksasa Italia AC Milan di Hongkong, Rocky sukses mencetak 2 gol kendati lini belakang AC Milan dikawal oleh bek legendaris Paolo Maldini.
Musim 2005 merupakan akhir petualangan Rocky di liga Hongkong, karena setelah itu, dia kembali berkiprah di Indonesia untuk bermain dengan PSPS Pekanbaru, dan mengakhiri karier sepakbolanya di PSS Sleman tahun 2006. Kendati hanya tampil sepuluh kali, Rochi berhasil mengoleksi empat gol bagi PSS.
Cristian Gonzales
Cristian Gonzales yang punya nama lengkap Cristian Gerard Alfaro Gonzales layak disebut pemain asing sekaligus pesepak bola naturalisasi terbaik sepanjang sejarah Liga Indonesia.
Mulai 1994 hingga 2020 atau sepanjang Liga Indonesia berjalan, Cristian Gonzales salah satu pemain yang mencatatkan konsistensi tingkat tinggi. Koleksi gol terbanyak di Liga Indonesia sepanjang masa, jadi bukti.
Ia pertama kali bermain untuk PSM Makassar pada 2003-2004.
Gonzales pernah merasakan gelar juara Liga Indonesia pada musim 2005-2006. Kemudian membawa PSS Sleman promosi ke Liga 1 2018 dengan status juara Liga 2, memegang peranan besar melalui sumbangan 15 gol termasuk yang ia ciptakan di laga final kontra Semen Padang.
Selain itu, Cristian Gonzales yang juga empat kali menjadi pencetak gol terbanyak di Liga 1 Indonesia, musim lalu sukses mengantar RANS Cilegon FC promosi ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia dengan status runner up.
Berkat kontribusinya, RANS pun tidak ragu-ragu untuk memperpanjang kontrak pemain berjuluk El Loco ini untuk kembali tampil di Liga 1 2022/23, saat usianya kini telah menginjak 45 tahun.
Selain tiga nama di atas, PSS Sleman tercatat pernah menjadi labuhan bagi sederet penyerang top Indonesia lainnya di antaranya TA Musafri, Saktiawan Sinaga, Irfan Bachdim. Selain itu, ada pula penyerang legendaris asal Singapura, yakni Noh Alam Shah, yang membela PSS pada musim kompetisi 2013 silam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/seto-minta-penggawa-pss-sleman-perbaiki-konsistensi.jpg)