Serie A

AC MILAN: Saran Fabio Capello agar Rossoneri Kompetitif di Liga Champions

AC Milan merebut gelar Serie A untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, dengan mengalahkan Inter Milan untuk posisi teratas dengan 86 poin berbanding 84

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
www.twitter.com/acmilan
Penggawa AC Milan mengangkat trofi juara Liga Italia 2021-2022. AC Milan juara Liga Italia 2021-2022 usai meraih kemenangan 3-0 atas Sassuolo di Stadion Mapei, Minggu (22/5/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Fabio Capello percaya bahwa AC Milan bisa kompetitif di Liga Champions tetapi harus merekrut beberapa pemain baru setelah memenangkan Scudetto.

Rossoneri merebut gelar Serie A untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, dengan mengalahkan Inter Milan untuk posisi teratas dengan 86 poin berbanding 84.

Itu juga berarti mereka akan berada di Pot 1 untuk undian Liga Champions di babak penyisihan grup 2022-2023, yang seharusnya memberi mereka lawan yang lebih menguntungkan, setidaknya di atas kertas.

“AC Milan tidak bisa lagi bersembunyi di Liga Champions sekarang, mengingat hasil mereka,” kata mantan pelatih Rossoneri Capello, dikutip Tribun Jogja dari Sky Sport Italia via Football Italia.

Menurut Capello, performa AC Milan sangat gemilang, khususnya di sektor lini belakang dan barisan penyerang.

Rafael Leao selebrasi di Liga Italia Serie A AC Milan vs Fiorentina di San Siro
Rafael Leao selebrasi di Liga Italia Serie A AC Milan vs Fiorentina di San Siro (Tiziana FABI / AFP)

“Pertahanan solid, lini depan telah kembali mencetak gol dalam beberapa minggu terakhir dan banyak pemain mereka mencapai kedewasaan.

Namun mantan pelatih AC Milan itu menyarankan agar manajemen Rossoneri mendatangkan setidaknya beberapa pemain untuk memberikan kedalaman skuad di Eropa.

“Dengan dua atau tiga tambahan yang bagus, AC Milan bisa kompetitif di Eropa.”

Pasukan Stefano Pioli tersingkir dari Liga Champions selama tujuh musim berturut-turut dan musim ini tersingkir di fase grup.

AC Milan sejauh ini tetap menjadi klub Italia paling sukses dalam kompetisi sepak bola tertinggi Benua Biru tersebut.

Mereka memenangkan Liga Champions sebanyak tiga kali dan Piala Europa pada empat kesempatan lainnya.

Kemenangan terakhir untuk trofi si Kuping Lebar adalah ketika AC Milan di bawah asuhan Carlo Ancelotti pada 2006-2007.

Modal positif di Liga Champions

Hasil drawing liga champions
Hasil drawing liga champions (Twitter.com/ championsleague)

Sementara itu, kemenangan meraih gelar Scudetto berarti lebih dari sekadar trofi bagi AC Milan.

Prestasi tersebut akan memberikan dampak positif bagi Rossoneri yang akan bermain lagi di Liga Champions musim depan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved