Berita Bantul Hari Ini
Pantai Parangtritis Masih Menjadi Primadona Kabupaten Bantul
Hampir 90 persen wisatawan yang berkunjung ke Bantul tujuan utamanya pantai selatan khususnya Pantai Parangtritis.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Pantai Parangtritis masih menjadi primadona wisata di Kabupaten Bantul .
Dengan banyaknya pengunjung pun sangat membantu dalam pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul , Markus Purnomo Adi pun tak membantah kunjungan wisatawan ke Pansela sebagai pemasok utama pendapatan asli daerah terutama wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis .
"Hampir 90 persen wisatawan yang berkunjung ke Bantul tujuan utamanya pantai selatan khususnya Pantai Parangtritis ," ungkapnya Senin (16/5/2022).
Baca juga: Kunjungan Wisatawan di Bantul Diprediksi Meningkat Saat Libur Waisak 2022
Pun dengan adanya kecelakaan laut yang terjadi di pansela Bantul tidak berdampak pada penurunan jumlah wisatawan yang berkunjung khususnya Pantai Parangtritis .
"Adanya kecelakaan laut di Pantai Parangtritis atau pantai lainnya di Bantul tak signifikan mempengaruhi kunjungan wisatawan ke pantai,"ucapnya.
Lebih lanjut, pria yang sering disapa Ipung ini mengaku selama pandemi Covid-19 , tidak ada inovasi baru dari objek wisata di pansela akibat anggaran digunakan untuk penanganan Covid-19 .
Namun demikian juga tidak menurunkan animo wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata Pansela Bantul .
"Praktis selama dua tahun ini tidak ada inovasi baru di objek wisata Pansela Bantul . Paling banter hanya menyiapkan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan," imbuhnya.
Baca juga: Pantai Parangtritis dan Sekitarnya Masih Menjadi Primadona Wisatawan Saat ke Bantul
Menurutnya, suasana pantai yang dinamis dengan deburan ombak dan keinginan wisatawan untuk bermain air laut menjadi daya tarik sendiri sehingga wisatawan tak bosan untuk datang lagi, meski sebelumnya juga pernah dikunjungi.
Di sisi lain, banyaknya pengunjung ke Parangtritis ini berbanding terbalik dengan kunjungan wisata di Goa Cerme.
Menurutnya, hal itu disebabkan karena Goa Cerme merupakan objek wisata minat khusus sehingga pengunjungnya juga terbatas.
"Disisi lain akses menuju Goa Cerme tidak semudah akses jalan menuju objek wisata Pansela yang lebar dan halus. Wisatawan itu pinginnya yang nyaman dan menyenangkan," tutupnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pantai-Parangtritis-Bantul_07012022.jpg)