3 Penyebab Suhu Terasa Panas Belakangan, Sampai Kapan Berlangsung?

Suhu panas di Indonesia juga disebabkan oleh efek urban heat island diperkirakan berlangsung sampai pertengahan Juni

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
Suhu panas cuaca panas matahari 

Tribunjogja.com - Belakangan ini suhu panas dirasakan masyarakat di wilayah Indonesia, apalagi Pulau Jawa.

Suhu panas memang terasa belakangan sehingga membuat gerah.

Apa sebenarnya penyebab suhu panas belakangan, sampai kapan fenomena ini terjadi?

Setidaknya ada 3 faktor yang menyebabkan cuaca panas di Indonesia, yakni:

-Letak matahari yang berada di atas wilayah Indonesia

-Tutupan awan

-Kondensasi karena efek musim dingin yang sudah selesai di belahan Bumi.

Peneliti Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang mengatakan, suhu panas di Indonesia juga disebabkan oleh efek urban heat island.

"Efek dari urban heat island turut andil sebagai penyumbang terjadinya kenaikan suhu di Indonesia," terang Andi, dikutip dari Kompas.com (12/5/2022).

Urban heat island ini disebabkan oleh jumlah pepohonan yang semakin berkurang digantikan dengan gedung-gedung bersemen dan cor yang menjulang.

"Perlu diketahui bahwa semen sulit untuk dingin namun lebih mudah menyerap panas, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu pemicu terjadinya suhu panas," imbuhnya.

Urban heat island merupakan fenomena alam khususnya berkaitan dengan iklim yang ditandai dengan meningkatnya suhu di kawasan pusat perkotaan padat.

Baca juga: BMKG Laporkan 20 Wilayah dengan Suhu Terpanas di Indonesia periode 6-7 Mei 2022

Lantas sampai kapan suhu panas terjadi di Indonesia?

Diperkirakan berakhir pada pertengahan Juni.

Andi mengatakan, kenaikan suhu di Indonesia diperkirakan akan terjadi hingga pertengahan Juni. "Yakni ketika belahan Selatan seperti Australia mulai memasuki musim dingin," jelasnya, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (12/5/2022). Pada saat itu, angin dari Australia akan bertiup ke Asia membawa hawa dingin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved