Suami-istri Anggota Polres Blora Ditahan Kejari

Keduanya ditahan Kejaksaan Negeri Blora atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan PNBP yang semula ditangani penyidik Polres Blora.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Suami-istri anggota Polres Blora ditahan oleh Kejaksaan Negeri Blora setelah dilimpahkan atas kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp3 miliar. 

Dua anggota polisi yang merupakan suami-istri tersebut adalah Briptu EM dan Bripka EFJ. 

Keduanya ditahan Kejaksaan Negeri Blora atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan PNBP yang semula ditangani penyidik Polres Blora.

Dalam perkembangannya, uang senilai Rp3 miliar yang diduga tidak disetorkan ke PNBP tersebut dikembalikan sebesar Rp1,4 miliar.

suami istri yang berprofesi sebagai polisi, Etana Fany Jatnika dan Eka Mariyani saat berada di Kejaksaan Negeri Blora, Rabu (11/5/2022)
suami istri yang berprofesi sebagai polisi, Etana Fany Jatnika dan Eka Mariyani saat berada di Kejaksaan Negeri Blora, Rabu (11/5/2022) (KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA)

Baca juga: Suami-istri Anggota Polres Blora Terjerat Kasus Korupsi, Tidak Setorkan Anggaran PNBP Rp3 Miliar

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Blora, Jatmiko bersama Jaksa Penuntut Umum Karyono dan Darwadi di Kejaksaan Negeri Blora Rabu, (11/5/2022), menyampaikan bahwa masih ada selisih Rp 1,6 Miliar yang belum dikembalikan.

"Keduanya terlibat perkara dugaan korupsi penyelewengan PNBP Polres Blora sejak tahun 2021."

"Dalam hal ini keduanya sudah kami tahan untuk proses penyidikan dan dititipkan di Rutan Blora," ucap Jatmiko.

Jatmiko juga mengungkapkan kerugian yang ditimbulkan dari dugaan kasus tersebut.

"Kerugian yang dialami oleh Polres Blora sekitar Rp 3 Milliar. Tetapi perlu digaris bawahi, dari angka tersebut tersangka sudah mengembalikan sekitar Rp 1,4 Miliar."

"Jadi kerugian yang masih di alami oleh Polres Blora itu sekitar Rp 1,6 Miliar," jelasnya.

Diterangkannya, keduanya ditahan selama 20 hari ke depan. Berkas keduanya akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang.

"Keduanya merupakan Suami - Istri. Suami yakni EFJ bertugas di bagian Humas Polres Blora, Sedangkan Istrinya yakni EM bertugas di Satlantas Polres Blora di bagian bendahara di Samsat Blora."

"Keduanya kami tahan selama 20 hari ke depan," terangnya, dikutip Tribun Jogja dari laman Tribunjateng.com.

Jatmiko menuturkan beberapa barang bukti juga telah diamankan di antaranya beberapa kendaraan bermotor, handphone, beberapa dokumen, buku rekening.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved