Dinas Pendidikan Sleman Izinkan Sekolah Tatap Muka 100 Persen per 9 Mei 2022

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman mengizinkan sekolah SD - SMP di Bumi Sembada untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman mengizinkan sekolah SD - SMP di Bumi Sembada untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen.

Kebijakan kelonggaran ini, telah dimulai sejak 9 Mei 2022. 

"Untuk PTM 100 persen sudah dimulai sejak tanggal 9 Mei. Sekolah sudah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka kapasitas 100 persen," kata Kepala Disdik Kabupaten Sleman, Ery Widaryana, Selasa (10/5/2022). 

Baca juga: Pemkab Magelang Lepas Ratusan Santriwati dari Pondok Modern Darussalam Gontor Konsulat Magelang

Saat ini, surat edaran (SE) yang mengatur tentang kebijakan tersebut sedang disiapkan. Ery berharap sekolah bisa segera menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Caranya dengan mengondisikan, mengomunikasikan, dan mengkoordinasikan pada semua siswa agar tetap menegakkan protokol kesehatan.

Nantinya, kata dia, beban belajar siswa per-Minggu akan disesuaikan dengan kurikulum.

Hanya saja, beban menit per-jam pelajaran (jpl) sementara ini masih disesuaikan, sembari melihat perkembangan situasi dan kondisi. 

"Intinya beban kurikulum setiap mapel semua sudah mendapatkan jatah beban pelajaran per minggunya. Itu kami harapkan sekolah sudah memulai dan mengondikasikan dengan sebaik-baiknya, supaya di akhir tahun pelajaran ini, anak-anak didalam mengakhiri akhir tahun pelajaran, baik mau ujian maupun penilaian akhir tahun semua bisa berjalan lancar," kata dia. 

Baca juga: Sederet Barang Aneh yang Dijual di Toko Online versi GadgetIn, Ada Alat Pengukur Kematangan Telur

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Depok Supriyana mengatakan, saat ini pihaknya telah memberlakukan pembelajaran tatap muka 100 persen untuk siswa kelas IX atau kelas akhir.

Sementara, bagi siswa kelas VII dan VIII masih menerapkan model sifting. Yaitu, 50 persen sift I pukul 07.00-09.00 WIB dan 50 persen lagi sift II di pukul 10.00 siang.

Hingga saat ini, dirinya mengaku masih menunggu terbitnya surat edaran dari Disdik Sleman yang mengatur diperbolehkannya PTM 100 persen. 

"(Jika SE sudah terbit) kami langsung siap 100 persen," terang dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved