Mudik Lebaran 2022

Siap-Siap, Prediksi H+3 dan H+4 Idulfitri 1443 H Terjadi Peningkatan Arus Lalin di Yogyakarta

Diprediksi, peningkatan arus lalu lintas di beberapa titik di Kota Yogyakarta masih berlanjut hingga hari ketiga dan keempat Idulfitri 1443 Hijriah.

Tribunjogja/ Neti Istimewa Rukmana
Perwira Pos Pengamanan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Ipda Walhadi, sedang memaparkan arus lalu lintas di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Senin (2/5/2022) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Arus Lalu Lintas (lalin) di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada Senin (2/5/2022), cenderung meningkat dibandingkan hari-hari Ramadan 1443 Hijriah. Diprediksi, peningkatan arus lalu lintas di beberapa titik di Kota Yogyakarta masih berlanjut hingga hari ketiga dan keempat Idulfitri 1443 Hijriah.

Peningkatan arus lalu lintas di hari ketiga dan keempat lebaran diprediksi karena banyaknya kendaraan roda dua maupun roda empat yang masuk ke Yogyakarta dari luar kota.

Perwira Pos Pengamanan (Papospam) Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Ipda Walhadi, mengatakan peningkatan arus lalu lintas di hari pertama yang telah terjadi dikarenakan adanya silaturahmi keluarga pada hari pertama Idulfitri 1443 Hijriah.

"Setidaknya, saat ini ada peningkatan 30 persen kendaraan yang melintasi Titik Nol Kilometer Yogyakarta dari pada Ramadan 1443 Hijriah," katanya, kepada Tribunjogja.com.

Ia melanjutkan, kendaraan yang paling banyak melintasi Titik Nol Kilometer Yogyakarta berasal dari arah Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan menuju Jalan Panembahan Senopati.

Terdapat kurang dari seratus kendaraan bermotor, baik itu roda dua maupun roda empat, terpantau melintasi Titik Nol Kilometer Yogyakarta dalam satu kali traffic light.

Ia mengatakan, roda dua atau sepeda motor menjadi kendaraan terbanyak di lintasan tersebut daripada roda empat atau mobil pribadi.

Maka dari itu, plat kendaraan AB atau dari Yogyakarta masih sangat dominan dibandingkan plat luar kota lainnya.

"Namun, untuk kendaraan luar kota yang melintasi Titik Nol Kilometer Yogyakarta sudah ada peningkatan sekitar 30 persen. Kendaraan itu, rata-rata berasal dari Jawa Barat, Jakarta, Bandung, dan Banten. Kendaraan tersebut sudah banyak yang melintasi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, " sambungnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang akan mengendarai kendaraan bermotor, untuk tetap menaati peraturan lalin dan apabila pengemudi kendaraan tersebut merasa lelah dapat beristirahat terlebih dahulu di tempat-tempat yang telah disediakan.

Prediksi

Ia pun memprediksi, pada hari ketiga dan keempat Idulfitri 1443 Hijriah akan terjadi peningkatan arus lalin secara signifikan, baik roda dua maupun roda empat.

"Kemungkinan peningkatan itu terjadi dari arah Klaten atau Solo menuju Yogyakarta, maupun balik ke arah barat," terangnya.

Pihaknya pun akan menerapkan rekayasa lalin apabila dibutuhkan. Hal itu dilakukannya, untuk menjaga kenyamanan para pengendara dan masyarakat yang menggunakan jalan tersebut.

(*/Nei/ Tribun Jogja )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved