Indonesia Mulai Stop Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya

Indonesia, produsen dan pengekspor CPO utama dunia, mengirimkan gelombang kejutan ke pasar pada 22 April lalu.

Editor: Iwan Al Khasni
via ebtke.esdm.go.id
Kelapa Sawit 

Tribunjogja.com - Negara-negara harus menyetop sementara pemakaian minyak nabati sebagai biofuel.

Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) mengatakan sekaligus memperingatkan krisis pasokan menyusul larangan ekspor CPO Indonesia.

Indonesia, produsen dan pengekspor CPO utama dunia, mengirimkan gelombang kejutan ke pasar pada 22 April lalu.

Indonesia mengumumkan akan memberlakukan larangan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya termasuk minyak kelapa sawit mentah mulai 28 April 2022.

Pasokan CPO global sudah tersendat oleh cuaca buruk dan invasi Rusia ke Ukraina, dan sekarang konsumen global tidak punya pilihan selain membayar mahal untuk suplai minyak nabati tersebut.

Gangguan akibat konflik Rusia dan Ukraina telah memperburuk kenaikan harga komoditas pangan dunia, yang sudah mencapai level tertinggi dalam 10 tahun terakhir, menurut indeks Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), mengancam lonjakan kekurangan gizi global.

"Negara pengekspor dan negara pengimpor harus memiliki prioritas yang tepat, inilah saatnya untuk sementara mempertimbangkan kembali prioritas pangan versus bahan bakar," kata Direktur Jenderal MPOB Ahmad Parveez Ghulam Kadir kepada Reuters, Selasa (26/4/2022).

"Sangat penting bagi negara-negara untuk memastikan minyak nabati yang tersedia digunakan untuk makanan, dan menghentikan sementara atau mengurangi mandat biodiesel mereka," ujarnya seraya menambahkan, negara-negara bisa melanjutkan program biodiesel setelah pasokan normal.

CPO, minyak nabati yang paling banyak digunakan, juga dipakai sebagai bahan baku biodiesel.

Indonesia dan Malaysia mewajibkan biodiesel untuk dicampur dengan minyak sawit dalam jumlah tertentu, masing-masing 30

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved